7 Komunitas Mural Surabaya Bakal Dampingi Risma di Jembatan THP Kenjeran

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Besok pada hari Minggu (11/12/2016), Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya menggelar aksi mural di tembok THP Kenjeran sepanjang 165 meter dengan tinggi 2,3 meter bersama 7 Komunitas Mural.

Tujuh komunitas mural Kota Surabaya yang bakal terlibat diacara ini antara lain Street Art Surabaya, ARC Boys, Fifth, Kreavi, Street Random (SMKN 12), BIMS dan Madman.

Dengan tema mural “Kehidupan Masyarakat Pesisir”, diharapkan hasil mural sepanjang tembok bisa terangkai sedemikian rupa sehingga membentuk suatu cerita atu pesan untuk masyarakat dan wisatawan.

Targetnya tidak hanya sekedar mural tembok agar lebih terlihat indah, tetapi juga akan menjadikan suasana menjadi lebih hidup dan menjadi latar belakang untuk traveler foto selfie.

“Jadi nanti Bu Wali bersama 50 orang dari 7 komunitas mural di Surabaya akan membuat mural yang bercerita dan menyampaikan sebuah pesan,” kata Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser, Sabtu (10/12/2016).

Menurut Fiona Juliandri Communication Manager AkzoNobel Decoration Paint Indonesia, muralisasi ini melibatkan Corporate Social Responsbility ataiu CSR.

“AkzoNobel melalui human cities initiative memberikan sebuah inisiatif untuk membuat masyarakat urban lebih dekat dengan tempat tinggalnya,” katanya.

Dan jenis cat yang digunakan, kata Fiona merupakan cat yang tahan terhadap kelembaban angin laut sehingga tetap terlihat cerah meski lama terkena sinar matahari dan hujan maupun lembab. (q cox)

Salah satu contoh hasil mural di Kota Surabaya (eks penjara Kalisosok)

Reply