Akankah Walikota Surabaya Ijinkan Bazar Ramadhan di Area Jalan Umum MAS?

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Kabar terakhir yang diperoleh media ini, panitia penyelenggara Bazar Ramadhan yang pelaksanaannya bakal menempati area Damija (daerah milik jalan) dan pedestrian di seputar Masjid Agung Al Akbar Surabaya (MAS) telah memasuki tahap finalisasi yakni pelunasan sewa stan.

Betapa tidak, meskipun kelengkapan ijinnya belum selesai, tetapi panitia dengan percaya diri telah menjual stan kepada para calon peserta dengan modal peta denah yang telah dipersiapkan secara matang dan apik.

Ironinya, salah satu staf Dishub Kota Surabaya, yang mewanti-wanti agar namanya tidak dimediakan mengatakan, jika pihaknya maupun jajaran Pemkot Surabaya lainnya belum mengeluarkan rekom/ijin apapun terkait penyelenggaraan bazar ramadhan di sekitar MAS.

“Kami belum mengeluarkan rekom,” jawabnya singkat, ketika media ini berusaha menanyakan kebenaran soal info jika panitia telah mengantongi ijin dari Pemkot Surabaya termasuk restu dari Wali Kota Surabaya.

Menurut Joni salah satu warga di wilayah Pagesangan Kecamatan Jambangan, ada beberapa peserta Bazar yang menanyakan soal perijinan ketika mereka diminta oleh panitia penyelenggara untuk melakukan pembayaran pelunasan sewa stan yang konon dead line nya hari ini.

“Nuraini beserta suaminya Junaedi sebagai peserta bazar ramadhan menanyakan ijin basar yang hari ini bayar pelunasan,” ucapnya kepada Suarapubliknews.net, Senin (8/5/2017)

Oleh karenanya, Joni mengatakan jika tindakan panitia yang dengan sengaja dan berani menjual sewa stan kepada peserta tanpa kelengkapan dokumen perijinan dinilainya sebagai tindakan pembohongan publik.

“Berarti pihak penyelenggara pernyataan terhadap peserta memberikan keterangan palsu bos,” tandasnya.

Menurutnya, jika pembohongan ini terus dilakukan dan ternyata Pemkot Surabaya tidak mengeluarkan ijin, maka akan berpotensi memunculkan konflik horisontal. (q cox)

Reply