Amalkan Ajaran Tri Gita Karana, I Dewa Putu Tirtayasa Turut Bagikan Takjil Gratis ke Umat Muslim

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Sebagai Bacaleg Partai Demokrat Surabaya untuk Dapil 2, Kombespol (Purn) I Dewa Putu Tirtayasa bagi bagi takjil gratis kepada umat muslim di jl Kedungcowek Kenjeran Surabaya, tepatnya di depan kantor Samsat Surabaya Utara. Sabtu (27/5/2018) pukul 17.00 sd 17.20 wib.

Bahkan acara ini adalah kali kedua setelah sebelumnya menggelar acara yang sama di jl Kalimas Baru Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya.

Ditanya soal alasannya, mantan Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya ini mengatakan bahwa di agama Hindu yang dipeluknya terdapat ajaran Tri Gita Karana, yang artinya diwajibkan untuk memelihara hubungan baik dengan Tuhan, dengan sesama manusia dan lingkungan.

“Awalnya memang diperintah Ketua DPC, namun karena sangat sesuai dengan ajaran agama yang saya anut, maka dengan senang hati kami sekeluarga melaksanakannya,” terangnya.

Dan buat saya, lanjut Putu-sapaan akrab I Dewa Putu Tirtayasa, ini adalah kesempatan yang diberikan Tuhan untuk berbagi kepada saudara-saudara kita sesama manusia sekaligus satu bangsa dan tanah air yakni Indonesia.

“Apalagi latar belakang saya Polisi, tentu sanga menjunjung visi Nasionalis yang menghargai Kebhinekaan, pluralitas, rasa persatuan dan kesatuan serta toleransi dalam bingkai NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” pungkasnya.

Untuk diketahui, I Dewa Putu Tirtayasa adalah mantan Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya dan jabatan terakhir sebagai Kasubdit Sosbud Intelkam Polda Jatim.

Namun juga memiliki sederetan pengalaman penugasan yang cukup banyak, karena pada tahun 1987-1993 sempat bertugas sebagai Kasatserses di Polres Dili Timor Timur.

Pengalaman lainnya, Putu sempat menjabat Kasat Intel Polwiltabes selama 7 tahun, Polda Kasat A Bidang Politik, Kasat B Bidang keamanan, Kasubdit bidang hukum, Kasubdit sosbud, kemudian balik ke Kasubdit Keamanan negara Polda Jatim, dan kemudian memasuki masa pensiun pada bulan September tahun 2016 lalu. (q cox)

 

 

Reply