Aplikasi Ruang Guru Indihome Untuk Permudah Pembelajaran Di Rumah

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Komitmen Telkom dalam memberi solusi pada dunia pendidikan tak setengah-setengah, untuk sekolah, dari sisi jaringan akses, Telkom telah melakukan support dengan mengerahkan seluruh infrastruktur yang dimiliki, demikian juga dengan aplikasi SIAP Online serta PPDB online yang telah dipergunakan oleh dunia pendidikan sebelumnya.

Executive Vice President Telkom Regional 5 Jatim, Bali, Nusra Suparwiyanto mengatkan untuk menunjang pembelajaran siswa saat di rumah, aplikasi Ruang Guru saat ini telah dapat dinikmati oleh pelanggan Indihome yang berlangganan layanan 3P (triple play) yakni telepon, internet kecepatan tinggi, dan TV (UseeTV) karena menjadi menu apps di UseeTV. Biaya berlangganannya hanya Rp 50.000,- / bulan.

“Jika sudah tersedia di UseeTV, orang tua pun bisa ikut mengawasi sekaligus mengarahkan putra-putrinya saat mempelajari konten-konten yang ada di dalamnya. Ini bedanya jika diakses melalui gadget yang hanya bisa diakses secara personal,” katanya.

Selain di Indihome, Ruang Guru juga bisa diakses melalui menu playstore/appstore yang ada di smartphone. Ruang guru memberikan solusi belajar di rumah dengan konten yang lengkap, mulai dari SD, SMP, dan SMA, sesuai kurikulum nasional, dipandu oleh tenaga pengajar berpengalaman sehingga akan mempermudah siswa belajar di rumah.

Aplikasi ini hadir untuk memberi solusi pada kebutuhan pembelajaran siswa di rumah, dengan melihat dari begitu besarnya jumlah sekolah dan siswa yang mengikuti UNBK, maka untuk mempersiapkan para siswa ini sedini mungkin, diperlukan satu aplikasi khusus untuk mempermudah pembelajaran selama di rumah.

Sementara itu pada pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) 2018 Telkom kembali dipercaya mensupport dan mengawal jaringan internet untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di 11 ribu lebih sekolah setingkat SMA/MA, SMP, dan SMK se Jatim, Bali, dan Nusra.

“Ini adalah tahun ketiga kami menyiapkan jaringan internet untuk 11.861 sekolah setingkat SMP, SMA/MA, dan SMK untuk mengikuti UNBK di wilayah Jatim, Bali, dan Nusra. Untuk hal ini, kami mengerahkan potensi infrastruktur jaringan akses internet handal yang dimiliki oleh Telkom, mulai dari akses satelit sampai pada jaringan akses fiber optik.,” tambah Suparwiyanto.

Suparwiyanto menuturkan pihaknya terus lakukan pengawalan dan monitoring terkait kelancaran pelaksanaannya di 78 kota/kabupaten se- Jatim, Bali, Nusra. “Kami telah menyiapkan Posko khusus untuk UNBK ini, dimana jika terjadi gangguan, maka pihak sekolah dapat melakukan pelaporan ke hotline Posko masing-masing daerah,” tuturnya.

Seperti diketahui penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online, dimana soal ujian dikirim dari server Dinas Pendidikan pusat secara online melalui jaringan ke server local yang ada di sekolah-sekolah, baru dari server di sekolah didistribusikan menggunakan jaringan intranet ke device (perangkat) masing-masing user. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload). (q cox, Tama Dinie)

Reply