Asyik Mbolos, 19 Pelajar Terjaring Razia Satpol-PP Surabaya

Dewi Arimbi tidak mengira, alasan tidak masuk sekolah karena jam pelajaran yang membosankan berbuntut panjang. Siswi berusia sekitar 17 tahun ini terjaring bersama dua orang temannya oleh Satpol PP Kecamatan Genteng Surabaya. 

SURABAYA (SPNews) – Setidaknya sekitar 19 pelajar yang tengah asyik membolos sekolah turut terjaring oleh petugas yang dilakukan di wilayah Kecamatan Genteng, kamis pagi (28/8). Para pelajar tersebut diamankan di berbagai lokasi.

Diantaranya Jalan Slamet, Kaca Piring, Kawasan Stren Ketabang Kali, dan Stren Kali Jalan Yos Sudarso. “Pelajarannya gak enak. Gurunya gak bikin semangat belajar. Makanya saya bolos aja sama teman-teman,” kata Dewi Arimbi, saat diperiksa petugas Satpol PP.

Bersama Dewi Arimbi, sebanyak empat pelajar siswa SMAN 8 Surabaya juga ikut diamankan. Sayangnya, para pelajar yang tengah mengenakan seragam sekolah pramuka dengan identitas sekolah tersebut lebih memilih bungkam ketika ditanya petugas Satpol PP Kecamatan Genteng.

Meski tidak ada yang diamankan karena kedapatan tengah berpacaran, maupun melakukan perbuatan yang melanggar aturan, namun mereka tengah kedapatan membolos saat jam pelajaran sekolah tengah berlangsung.

Krisna Indriarto Kepala Seksie Trantib Pol PP Kecamatan Genteng Surabaya membenarkan hal itu.”Diwilayah kami banyak memang laporan dari warga soal siswa yang kleleran pada jam sekolah,” terangnya. Indriarto juga mengakui wilayahnya memang kerap menjadi tempat favorit untuk siswa membolos.

Kekhawatiran yang terjadi, para siswa ini melakukan tindakan atau perbuatan yang melanggar norma asusila,maupun perkelahian antar pelajar. “Justru itu yang kami cegah,” ujar Indriarto.

Selanjutnya, para pelajar yang diamankan akan diperiksa, dan dipanggil pihak sekolah maupun orang tua wali murid untuk menjemput mereka yang saat ini ditahan di Kantor Kecamatan Genteng. (q cox, Win)

Reply