Bandara Juanda Tanam Mangrove Wariskan Untuk Anak Cucu

SURABAYA (Suarapublinews) – Hutan mangrove yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau bermanfaat untuk mencegah instrusi air laut, mencegah erosi dan abrasi pantai, sebagai pencegah dan penyaring alami.

General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Heru Prasetyo mengatakan mengingat manfaatnya yang begitu besar, perlu peran serta seluruh elemen bangsa untuk bahu-membahu memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan mangrove.

“Bumi adalah titipan yang akan kita wariskan kepada anak cucu. Maka dari itu, kita semua perlu untuk bertanggung jawab dan bersama-sama merawat lingkungan demi kelangsungan para generasi penerus di masa yang akan datang,” katanya.

Hal tersebut yang mendasari Bandar Udara Internasional Juanda untuk menggelar aksi penamanan pohon bakau di Hutan Mangrove Gunung Anyar Surabaya Jawa Timur. Penanaman 555 bibit Pohon Bakau ini juga merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan _Earth Hour_ tahun 2019.

Selain penanaman 555 bibit Pohon Bakau, Bandar Udara Internasional Juanda juga melakukan sosialisasi _earth hour_ kepada para pengguna jasa kebandarudaraan melalui penayangan video di seluruh media digital bandara.

“Kegiatan “Rampok Plastik” yaitu menukar plastik dengan _goodie bag_ berbahan non – plastik dan aktivasi dan display _Eco-Brick_ yang dibuat dari hasil rampok plastik para pengguna jasa kebandarudaraan,” tambah Heru.

Pada puncak peringatan _Earth Hour_ 2019, yang dilaksanakan pada Sabtu 30 Maret 2019, Bandar Udara Internasional Juanda akan melakukan _switching off_ atau pemadaman listrik selama 60 menit dari jam 20.30 WIB hingga 21.30 WIB di area anjungan lobby terminal 1.

“Kegiatan _switching off_ ini tidak serta-merta memadamkan semua lampu di terminal. Kami akan mematikan lampu di area anjungan lobby, sehingga tidak menganggu operasional bandara dalam melayani para pengguna jasa kebandarudaraan. Kami juga telah menginformasikan melalui sosial media dan _announcement_ dibandara kepada seluruh masyarakat terkait kegiatan _switching off_ serta mengajak untuk turut berpatisipasi dalam kegiatan _Earth Hour_ di bandara,” tegas Heru.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi misi perusahaan. “Dengan telah terlaksananya rangkaian kegiatan dalam rangka _Earth Hour_ 2019, kami telah berpartisipasi dalam mewujudkan salah satu misi PT Angkasa Pura I (Persero) yaitu memberikan kontribusi positif pada kelestarian lingkungan,” tutupnya. (q cox, Tama Dinie)

Reply