Barang Kena hujan, Pedagang Rugi, Panitia Bazar MAS Bantu Jualan

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Akibat tenda Bazar Ramadhan di Masjid Agung Al Akbar Surabaya (MAS) kondisinya tak kedap air saat hujan, barang dagangan peserta Bazar di sejuumlah stan kondisnya basah dan tak layak jual lantaran rembesan air.

Kini panitia Bazar Ramdhan MAS berusaha membantu dengan menjualkan barang pedagang yang tak layak jual akibat rembesan air hujan, dengan membuka satu stan penjualan sebagai lokasi penampungan. Maka pengunjung Bazar Ramadhan MAS harus jeli dan berhati-hati.

Hal ini dikatakan Sukri Basbed salah satu pemilik stan pakaian di Bazar Ramadhan MAS, jika dirinya dan beberapa pemilik stan lainnya telah ditemui oleh panitia (Bu Onah n Crew-red) sampai malam hari, namun solusinya bukan ganti rugi.

“Saya ketemu sampai malam, dan hasilnya, panitia membuka satu stan khusus untuk barang dagangan kami dan delapan stan lainnya yang menurut kami sudah tak layak jual akibat tetesan air hujan, jadi yang jualan Panitia, bukan kami,” katanya kepada Suarapubliknews.net. Rabu (15/6/2016)

Jumlahnya cukup banyak, Lanjut Sukri, yang lapor terlihat kemarin ada 8 stan, karena yang lain belum melapor.

Namun Sukri juga mengatakan jika tidak ada jaminan apapun dari panitia Bazar Ramadhan MAS terhadap barangnya yang telah terkumpul di salah stan milik panitia, jika akhirnya tidak laku seluruhnya.

“Saya juga masih berusaha untuk bertemu dengan manajemen MAS, karena saya menyatakan tidak ikut Bazar Ramadhan di MAS untuk tahun depan jika penyelenggarannya masih Bu Onah, dan itulah yang menyebabkan saya dicari-cari oleh sejumlah anak buahnya,” tandasnya.

Untuk diketahui, minggu lalu, rapat dengar pendapat kasus pelanggaran Perda yang dilakukan oleh penyelenggara Bazar Ramdhan Masjid Agung Al Akbar Surabaya (MAS), yang terkesan didukung oleh beberapa oknum pejabat Pemkot Surabaya di jajaran Kecamatan dan Kelurahan, akhirnya digelar di ruang komisi C DPRD Surabaya. Senin (13/6/2016)

Menanggapi jalannya hearing di komisinya yang dinilai lemah, Saifudin Zuhri spontan bereaksi keras, dan akan kembali memanggil seluruh peserta hearing hari itu untuk digelar kembali hearing besok pada hari Jumat (17/6/2016)

“Saya sudah mengetahui jalannya hearing dari laporan salah satu anggota saya, jujur saya kecewa dengan jalannya rapat yang menurut saya terkesan lemah dan memberikan angin segar kepada penyelenggara Bazar yang sudah jelas-jelas melanggar aturan,” protesnya.

Masih Cak Ipuk-panggilan akrab Saifudin Zuhri, tidak ada satu dalilpun yang bisa membenarkan tindakan yang melanggar aturan, sebagai ketua, saya akan tetap mengembalikan fungsi akses publik itu sebagaimana mestinya, saya menilai jika jalannya hearing tadi itu masih ngambang, maka saya akan kembali panggil ulang semuanya pada besok hari Jumat. “Saya yang akan pimpin sendiri rapatnya,” pungkasnya.

Paling gres, undangan hearing ulang terkait Bazar Ramdhan Masjid Agung Al Akbar Surabaya (MAS) telah dikirim ke seluruh  pihak yang terkait. (q cox)

Reply