Begini Cara PDIP PAC Mulyorejo Pertahankan Konstituennya

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Untuk tetap menjaga tali silaturahmi konstituen (kader PDI Perjuangan-red) di wilayahnya, Agus Basuki ketua PAC Mulyorejo Surabaya menggelar acara makan sahur bersama dan lomba patrol antar pemuda.

Meski acara digelar di warkop angkringan milik anaknya, namun tamu yang datang cukup banyak, bahkan dihadiri oleh Erwin Cahyuadi anggota Komisi B DPRD Surabaya dan anggota Komisi IV DPR RI Hengky Kurniadi yang memang berangkat dari PDIP wilDapil 1 Surabaya- Sidoarjo.

“Sebagai pimpinan partai ditingkat PAC, saya bermaksud mendekatkan tali silaturahmi antar kader di bulan suci ramadhan ini, utamanya kaum pemuda dan pemilih pemula, semoga kedepan PDIP tetap menjadi milik rakyat,” terang Agus Basuki. Minggu (26/6/2016) dini hari.

Namun menurut keluarganya, ternyata acara sahur bareng dan lomba patrol ini juga sekaligus syukuran hari kelahiran Agus Basuki yang saat ini telah memasuki usia setengah abad alias 50 tahun.

Lomba patrol diikuti oleh 36 peserta yang masing masing peserta beranggotakan 7 orang. Dalam perlombaan ini diambil 3 pemenang, untuk memperebutkan hadiah senilai 3 juta untuk juara 1, dan 2 juta rupiah untuk juara 2, serta 1 juta rupiah untuk juara 3.

Dalam sambutannya, Hengky Kurniadi anggota Komisi IV DPR RI berpesan kepada pemuda dan mahasiswa untuk tidak menyalahgunakan tehnologi untuk hal hal yang negatif, utamanya pengaruh pornografi.

“Sebagai anggota dewan, saya tidak hanya turun ke kampung tetapi juga masuk ke kampus kampus, untuk memberikan wawasan soal kebangsaan dalam rangka keutuhan bangsa dan menjaga NKRI,” ucapnya.

Sementara Erwin Cahyuadi anggota Komisi B DPRD Surabaya berjanji, akan membantu para pemuda yang merasa kesulitan soal pembiayaan pendidikan, karena Pemkot Surabaya telah menyiapkan anggaran untuk pendidikan, utamanya bagi warga yang tidak mampu.

Acara ini ternyata juga menjadi perhatian sejumlah PAC, terbukti dihadiri oleh 5 ketua PAC PDI Perjuangan lainnya di Surabaya seperti wilayah Gunung Anyar, Rungkut, Sukolilo, Tenggilis, dan Wonocolo. (q cox)

Reply