Berkurban 8 Ekor Sapi dan 1 Kambing, Udin Kocak Patut Ditauladani

TANAH BUMBU (Suarapubliknews.net) – Mahyudin, SE atau yang lebih dikenal dengan panggilan Udin Kocak hari ini 13 Zulhijah atau Sabtu 25/8/2018 memotong hewan kurban 8 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Sebelumnya 1 ekor sapi sudah disembelih pada hari raya idul adha kemarin. Jadi hari ini tinggal 7 ekor sapi 1 ekor kambing.

Menurut Udin kocak penyembelihan sapi dan kambing kurban ini semata -mata karena Lillahi Ta’ala. Dan masing -masing sapi pahalanya dihadiahkan untuk Rasullullah Saw dan keluarganya, Nabi adam dan Nabi – Nabi lainnya, para sahabat Rasullullah dan para wali Allah.

“Untuk sapi yang paling besar dan sehat pahalanya saya hadiahkan untuk Rasullullah Saw, Siti Khadihah ra, Umi Salamah ra, Siti Aisa ra, Siti Fatimah Azzahra ra, Syaidina Hasan ra dan Syaidina Husain ra,” ujar Udin Kocak.

“Dan 6 ekor sapi lainnya pahalanya saya hadiahkan untuk 25 Nabi, para sahabat Rasullullah dan para wali Allah Swt yang semuanya berjumlah 42 orang, karena 1 ekor sapi untuk 7 orang dan 1 ekor kambing untuk 1 orang,” sebut Udin.

Sementara kata udin menambahkan untuk seekor kambing pahalanya saya hadiahkan untuk Ummi Fatimah ra, yakni ibunda Syaidina Ali Bin Abi Thalib Karamallahu Az ha.

“Untuk 9 ekor sapi dan 1 ekor kambing harganya mencapai 100 juta lebih, dimana uangnya adalah hasil tabungan saya sebagai anggota DPRD Kab.Tanah Bumbu dari partai Nasdem selama 2 tahun”bebernya

Dikatakanya bahwa tahun lalu dia berkurban 3 ekor sapi dan tahun ini paling banyak karena sudah diniatkan sejak awal.

Disinggung bahwa ini pemecah rekor ditanah bumbu udin hanya mengatakan terserah orang mau bilang apa yang penting niatnya karena Lillahi ta’ala atau karena Allah Swt.

“Kita ini bakalan mati semuanya, nach untuk menuju kesana maka perbanyaklah ibadah selain itu kita didewan ini ada saatnya tidak dipilih lagi oleh masyarakat, jadi selama kita masih diberi kesempatan duduk di dewan maka syukuri nikmat itu, dengan cara seperti yang saya laksanakan hari ini,” tandasnya.

Mumpung masih ada rizqi dari Allah, nanti kalau sudah tidak diberi rizqi lagi maka kesempatan untuk berkurban tidak ada lagi.

“Makanya selagi masih ada kesempatan dan ada rizqi maka laksanakanlah kurban,” pinta udin. “Semoga tahun depan ada yang mengikuti saya, aminn,” harapnya. (q cox, Imran)

Udin Kocak mengenakan baju muslim putih

Reply