BNN Surabaya Tempel Stiker Stop Narkoba di 2 Tempat Hiburan Malam

Dalam rangka pencegahan dini, pemberantasan, penyalahgunaan peredaran gelap narkoba (P4GN), BNN Surabaya terus menggelar aksi sosialisasi diberbagai tempat. Kali ini, aksi penempelan stiker “Stop Narkoba” milik BNN Surabaya dilakukan di 2 tempat hiburan ternama di Kota Surabaya yakni Delux Club dan Karaoke dan Penthouse Pub dan Karaoke.

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Surabaya berharap agar aksi sosialisasi tempel stiker Stop Narkoba bisa memberikan efek moral bagi para pengguna maupun yang akan menggunakan. Karena dengan membaca stiker milik BNN ini, maka akan lebih berhati-hati.

Kepala BNN Surabaya, AKBP Suparti mengatakan, bahwa kegiatan aksi temple stiker Stop Narkoba merupakan bagian dari program P4GN, dan saat ini mulai dilakukan di tempat-tempat hiburan.

Mantan Humas Polrestabes Surabaya ini mengaku bahwa ternyata kegitanannya ini mendapatkan sambutan yang hangat dari para manajemen sekaligus pemiliknya.

“Kami berharap stiker yang tertempel dari kami bisa membantu untuk mengingatkan kepada mereka yang masih menjadi pengguna, dan bagi yang masih menggunakan mudah-mudahan mereka segera tersadar, kalau masih belum, paling tidak bisa berhati-hati,” ucapnya kepada puluhan wartawan yang mengikuti aksinya. Pukul 01.00 dini hari (17/2/2016)

Saat ditanya se-efektif apa kegiatan aksi temple stiker untuk bisa mengingatkan kepada para pengguna narkoba, Suparti menjelaskan bahwa pengakuan para pengguna masih merasa ada yang mengingatkan, beda dengan era-era sebelumnya.

“Karena dulu memang tidak ada kegiatan seperti ini, jadi dulu itu kalau memakai narkoba bisa langsung, sementara saat ini akan mengetahui apa akibatnya lantaran ada sosialisasi seperti ini,” sambungnya.

Tidak hanya itu, mantan Kapolsek Wonocolo dan Pabean Cantikan ini berharap, agar kegiatan penempelan stiker Stop Narkoba ini efektif, karena pihaknya tidak sekedar menempel, tetapi juga sambil menerangkan, apa itu narkoba, dan apa dampaknya terhadap tubuh sang pengguna.

Alasan kenapa yang menjadi sasaran adalah tempat hiburan malam, Suparti menerangkan bahwa tempat hiburan adalah tempat yang sangat memungkinkan untuk digunakan oleh para pengguna,apalagi sudah menjadi pecandu.

“Ini adalah proses, kami harapkan mereka menyadari meskipun pelan-pelan, dan memerangi narkoba itu menjadi tanggung jawab semua masyarakat, Kegiatan ini akan kami lakukan secara terus menerus di berbagai tempat termasuk di kantor-kantor instansi pemerintah,” pungkasnya. (q cox)

Reply