Dewan Tuding Serapan Pemkot Rendah, Ini Jawaban Wakil Wali Kota Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menanggapi pertanyaan soal serapan anggaran tahun 2017 di pemkot Surabaya. Jika berdasarkan hasil evaluasi tahunan, menurutnya nilai serapan Pemkot Surabaya terus mengalami peningkatan.

Pimpinan partai terbesar dan pemenang di Kota Surabaya ini juga menjelaskan jika nilai serapan yang dianggap rendah itu bukan berarti pelaksanaan proyeknya terlambat, tetapi lebih kepada proses pencairan tagihan para kontraktor yang cenderung di akhir tahun.

“Biasanya tagihan menumpuk dibulan Nopember dan Desember ini. Makanya kita lihat akhir tahun,” ucapnya.

Hal ini disampaikan WS-sapaan akrab Whisnu Sakti Buana, usai mengikuti Rapat Paripurna, Kamis (23/11/2017) di gedung DPRD Surabaya. “Bukannya terlambat (pengerjaannya),” jelasnya.

“Jika, sesuai data, hingga Oktober serapan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pematusan, serta Dinas Perumahan Rakyat and Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang sekitar 41 persen,” tuturnya.

WS juga menyampaikan jika pemerintah kota intens memantau pekerjaan yang dikerjakan para pelaksana. Ia optimis serapan anggaran tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.(q cox)

Reply