Dishub dan Satlantas Kediri “Tilang” Belasan Truk Bermuatan Galian C

KEDIRI (Suarapubliknews.net) – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri dan Satlantas Polres Kediri Kotamenggelar operasi terhadap truk material tambang galian C di Jalan Raya Banyakan, Kabupaten Kediri. Kamis (29/3/2018).

Dari razia tersebut, seluruh armada truk pengangkutan material dari lokasi tambang tanah serta batu dihentikan dan petugas memeriksa dokumen kelengkapan.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata belasan sopir tak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan surat izin mengemudi atau SIM. Sopir hanya bisa menunjukkam selembar surat keterangan dari CV Multi Tunas Mandiri yaitu sebuah jasa kontraktor asal Kabupaten Nganjuk.

Selain kelengkapan dokumen berkendara di jalan, sopir juga mengangkut material diatas batas jalan daerah atu kelas tiga yang hanya boleh dilalui kendaraan dengan dimensi delapan ton.

Banyak sopir juga beroperasi disaat jam sekolah antara pukul 06.00 WIB sampai 07.00 WIB. Perbuatan mereka melanggar Peraturan Bupati Kediri Nomor 78 Tahun 2016 tentang jam operasional.

“Dua minggu sebelumnya kami sudah menggelar sosialisasi mengenai jam sekolah dan tonase kendaraan. Kenyataanya masih banyak yang melanggar. Hari ini kita lakukan penindakan,” kata Suradi, selaku Kabid Pengendalian dan Operasional Dishub Kabupaten Kediri.

Diakui Suradi, banyak sopir yang tidak membawa STNK dalam beroperasi. Mereka mengaku, STNK kendaraan berada di tangan YN, dari CV Multi Tunas Mandiri asal Nganjuk. Petugas sedang mencari tahu tentang YN dan alasannya membawa STNK para sopir.

Sementara itu, akibat seringnya dilalui kendaraan melebihan tonase atau dimesni muatan, Jalan Raya Banyakan menuju ke lokasi tambang di Desa Tiron kini hancur. Bahkan, ancaman kerusakan juga terjadi pada jembatan yang dilalui armada truk tambang.(q cox, Iwan)

Reply