DPRD Surabaya Minta Pemkot Selesaikan Titik Bottleneck di Frontage Barat A Yani

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Dinilai sebagai penyebab kemacetan akut di area Frontage Barat Jl Ahmad Yani Surabaya, Agung Prasodjo anggota Komisi C DPRD Surabaya meminta agar dinas terkait di lingkungan Pemkot Surabaya segera melakukan koordinasi dengan PT KAI soal beberapa arus lalu lintas Bottleneck (dari lebar spontan mengecil seperti lehar botol-red).

Desakan ini ditujukan kepada Dinas PU Bina Marga dan Pematusan dan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, agar segera memasang Block Rail, karena anggaran sudah masuk dalam proyek pelebaran jalan yang nilainya Rp 400 Juta.

“Sebenarnya masalah Block Rail itu menjadi tanggung jawab PT KAI, tapi kalu menunggu aksi mereka sampai kapan, oleh karenanya kami minta agar Pemkot Surabaya pro aktif,” ucapnya. Senin (22/1/2018)

Sebagai anggota komisi yang membidangi pembangunan, politisi asal Fraksi Golkar ini mendesak dinas terkait agara segera melakukan koordinasi dengan pihak PT KAI, karena dinilai sangat urgent.

Menurut dia, titik Bottleneck yang parah dan butuh penanganan cepat adalah di depan Rumah Sakit Islam (RSI), agar jalan baru yang telah dilebarkan bisa segera di operasionalkan dengan maksimal.

“Hasil koordinasi saya dengan ketua Komisi, pihak kami akan memanggil semua pihak yang terkait, hanya saja waktunya belum bisa kami tentukan, karena sebentar lagi memasuki masa reses,” pungkasnya. (q cox)

Reply