Dua Lukisan Karya Affandi Siap Dilelang, Paslon Gus Ipul- Puti dan Petinggi PDIP Bakal Hadir

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Disamping 120 lukisan lain dan 10 lukisan karya keluarga besar Affandy, dua lukisan karya maestro Affandi (alm) juga telah terpajang di acara pameran lukisan yang bertajuk “Perjuangan Jawa Timur 2018”, dan siap untuk dilelang pada malam hari ini Minggu (25/3/2018) sekitar pukul 19.00 wib.

Sejumlah kolektor asal Surabaya dan Jawa Timur sudah terlihat mulai mengunjungi acara pameran, dan konon kolektor asal mancanegara yakni Singapura dan Thailand juga telah berada di salah satu hotel di Surabaya.

Menurut Saleh Ismail Mukadar, prosesi lelang bakal didahului dengan acara dinner (makan malam) bersama pasangan calon Gus Ipul-Puti, para undangan yang terdiri dari para kolektor dan sejumlah petinggi partai PDIP, mewakili Megawati Soekarno Putri yang batal hadir karena ada agenda lain.

“Ibu (Megawati Soekarno Putri) berhalangan hadir karena ada acara lain, tetapi mewakilkan beberapa petinggi partai PDIP termasuk pak Sekjen (Hasto Kristianto),” tuturnya kemarin. (24/3/2018)

Acara peresmian pembukaan pameran dilaksanakan tadi siang, yang dimeriahkan tampilnya kolaborasi dua pelukis ternama Kartika Affandy (putri maestro pelukis, Affandy Koesoema) dan Sadikin (pelukis kaki asal Malang).

Sementara itu menurut Singky Soewadji sang Promotor Pameran dan Lelang Lukisan mengatakan ada sekitar 120 lukisan yang terseleksi, ada 10 lukisan karya keluarga besar Affandy, dan dua di antaranya adalah karya almarhum Affandy.

“Karya Maestro Affandy yang akan dijadikan mascot untuk dilelang adalah “Petarung Sejati” yang dilukis tahun 1976, bakal dipatok dengan harga Rp 10 miliar dan “Papua” yang dilukis tahun 1974 di Papua yang dipatok seharga Rp 25 miliar,” terangnya.

Dia mengatakan bahwa kedua lukisan karya Affandy ini adalah koleksi paling berharga bagi keluarga Affandy dan tersimpan ditempat khusus di dalam museum Affandi Yogyakarta dan tidak pernah dipamerkan sebelumnya. (q cox)

Berikut rekaman video, saat Sodikin Pard Beraksi melukisa dengan kakinya:

Reply