Dukung Pariwisata Jatim, AP I Gelar Collaborative Destination Development

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – PT Angkasa Pura I selaku pengelola bandara mendukung penuh rencana dan target pemerintah untuk mendatangkan wisatawan ke Provinsi Jawa Timur, dengan memberikan insentif kepada maskapai yang membuka rute baru dan meningkatkan frekuensi terbang.

General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda Heru Prasetyo mengatakan insentif tersebut berupa discount 50% landing fee kepada maskapai selama 6 bulan, bebas biaya promosi di bandara selama 1 bulan, dan inaugurasi penerbangan.

“Melalui insentif berupa potongan biaya pendaratan (landing fee) ini diharapkan mampu menarik minat maskapai untuk membuka rute baru dari dan menuju Jawa Timur melalui Bandara Juanda Surabaya,” katanya disela Focus Group Discussion (FGD) Collaborative Destination Development (CDD) dengan tema “Developing East Java’s Tourism in Welcoming One Million Foreign Tourist Arrival by 2025” dalam rangka meningkatkan potensi pariwisata Jatim.

Dengan kolaborasi yang baik antara Angkasa Pura I sebagai operator bandara sekaligus pintu gerbang wisatawan menuju Jawa Timur, maskapai sebagai pembawa penumpang, pelaku bisnis pariwisata, dan dukungan pemerintah tingkat nasional dan daerah, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Provinsi Jawa Timur.

“Dalam membangun sebuah destinasi wisata harus memperhatikan 3A, yaitu Atraksi, Akses, dan Amenitas. Oleh karena itu, dengan adanya CDD ini diharapkan adanya sebuah solusi sekaligus inovasi untuk mengembangkan ketiga hal tersebut. Kami optimis dengan potensi yang dimiliki Jawa Timur dan kerjasama yang baik antara stakeholder pariwisata akan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi Jawa Timur,” lanjutnya.

Sebagai informasi, Bandara Internasional Juanda Surabaya pada 2017 lalu telah melayani 20,13 juta pergerakan penumpang di mana jumlah ini meningkat sebesar 3,29% dibanding 2016 yaitu sebanyak 19,48 juta penumpang; 148.735 pergerakan pesawat yang meningkat 0,09% dibanding 2016 yaitu sebanyak 148.596 pergerakan pesawat; dan 97.657 ton kargo yang meningkat 1,43% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 96.280 ton.

Pada triwulan pertama 2018 ini, trafik penumpang Bandara Juanda mencapai 4,99 juta penumpang yang meningkat 8,23% dibanding triwulan pertama 2017 yang mencapai 4,6 juta pergerakan penumpang. Sementara itu trafik pesawat pada triwulan pertama tahun ini yaitu sebanyak 38.364 pergerakan pesawat, meningkat 9,37% dibanding pergerakan pesawat pada periode yang sama tahun 2017 yang sebesar 35.077 pergerakan pesawat. Sedangkan jumlah kargo yang dilayani pada triwulan pertama 2018 ini yaitu 25.433 ton, naik 7,38% dibanding periode yang sama pada 2017 yang sebanyak 23.686 ton. (q cox, Tama Dinie)

Reply