Fraksi P3 Keadilan Sejahtera DPRD Tanah Bumbu Sorot Sistem Penerimaan Pegawai

TANAH BUMBU (Suarapubliknews) – Fraksi P3 Keadilan Sejahtera DPRD Tanah Bumbu mempertanyakan sistem Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Tenaga Kontrak kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Hal ini disampaikan oleh Bahsanuddin pada rapat Paripurna mendengarkan Pemandangan Umum Fraksi – Fraksi di ruang rapat DPRD Tanbu, Rabu (01/08/2019).

“Karena sampai hari ini Pemerintah Daerah tidak pernah menyampaikan hal tersebut kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu ( Tanbu) “ungkap Bahsanuddin.

Berapa sih ujarnya menambahkan kebutuhan CPNS yang diperlukan dan dinas apa saja yg membutuhkan itu, begitu juga dengan PTT & Tenaga Kontrak sampai hari ini itu tidak pernah disampaikan ke dewan.

“Kita sudah konsisten dengan Mardani H.Maming ketika awal menjabat Bupati Tanbu pada Tahun 2010 yang lalu, bahwa tidak akan ada penerimaan PTT & Tenaga Kontrak disebabkan sudah terlalu banyak dan sudah berlebihan,” ujarnya

Namun seiring waktu yg berjalan katanya lagi, informasi yg dewan dapat bahwa penerimaan PTT & Tenaga Kontrak sdh mencapai 300 orang, nah dimana janji dulu ?.

“Kami dari Fraksi P3 Keadilan Sejahtera meminta data kepada masing – masing dinas, badan, kepala bagian agar melaporkan secara tertulis nama – nama PTT & Tenaga Kontrak yg ada di dinas, badan serta bagian yg masing-masing disertai tahun berapa mereka mulai di pekerjakan, agar hal ini dapat diketahui Publik,” tandasnya.

Seraya menambahkan agar data tersebut disampaikan Pemerintah Daerah disaat memberikan jawaban dalam sidang rapat Paripurna Jawaban Bupati atas Pemandangan umum fraksi – fraksi.

Fraksi P3 Keadilan Sejahtera juga mempertanyakan tentang anggaran paskah musibah banjir, baik terhadap perbaikan infrastruktur jalan jembatan dan bantuan untuk para korban bencana.

Karena menurutnya tidak kurang dari 130 Milyar anggaran perubahan tambahan yang diajukan oleh Pemda Tanbu ke DPRD.

“Yang jadi pertanyaan kami, berapakah nilai anggaran yg di alokasikan untuk Perbaikan infrastruktur, seperti perbaikan irigasi, jalan dan Jembatan serta adakah tambahan bantuan untuk korban banjir, kalau ada berapa dianggarkan,” ucap Bahsanudin.

“Tolong juga dijelaskan dimna saja daerah yg mendapat bantuan dan berapa nilai bantuannya, apabila tdk ada, apa alasan nya, karena seperti yg kita ketahui ada Penambahan belanja yg begitu besar di anggaran perubahan ini,” imbuhnya. (q cox, Imran)

Reply