Gelar Acara “Sholawat Akbar Satgas Nusantara”, Polres Kediri Kota Panen Simpati

KEDIRI (Suarapubliknews.net) – Bersama Majelis Ta’lim Dzikir dan Sholawat Junudul Musthofa pimpinan Habib Ali Bin Hasan Bin Baharun, Polres Kediri Kota menggelar acara “Sholawat Akbar Satgas Nusantara” di Jl Brawijaya (depan Mako). Sabtu (26/5/2018) malam.

Tak kurang dari 3 ribu jamaah tumplek blek di acara yang dihadiri oleh sejumlah tokoh dan unsur Forpimda Kota Kediri seperti Sekda Drs. Budwi Sunu, M.M , Kapolresta Kota Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H,Komandan Brigif 16 Wira Yudha Kolonel Inf. Slamet Riyadi.

Hadir pula Dandim 0809 Kediri Letkol Kav. Agung Dwi Sutrisno, Ketua Dprd Kota Kediri, Kholifi Yunon dan Pejabat Utama Polresta Kediri (Kabag, Kasat) serta Kapolsek jajaran Polresta Kediri.

Untuk tokoh agama yang hadir yakni KH Anwar Iskandar Pengasuh Ponpes Al Amien Kota Kediri, Ketua PCNU Kota dan Kabupaten, Pengurus Ansor dan Banser Kota/Kabupaten Kediri

Sebelum memasuki acara sambutan dari beberapa tokoh dan pejabat, acara ini diawali dengan kumandang lagu Indonesia Raya, karena bertujuan untuk menjalin persatuan dan kesatuan agar generasi muda menjadi penerus bangsa.

“Kita panjatkan Puji Syukur Kepada Allah SWT, sehingga wilayah kota kediri kondusif. Dengan memanjatkan do’a dan Sholawat Akbar agar diberi keamanan Kota Kediri. Beberapa waktu lalu di wilayah Jatim dihadapkan adanya aksi teror bom bunuh diri. Kita tidak menginginkan kejadian aksi teroris terjadi di kota Kediri,” ucap AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H Kapolres Kediri Kota dalam sambutannya.

Menurut Anthon Haryadi, bersama-sama dengan TNI, Polri akan menjaga keamanan dari aksi teror, sehingga kondusifitas Kota Kediri Terjaga. maka dibentuklah Satuan Tugas (Satgas) Nusantara jelang pelaksanaan pilkada serentak 2018.

“Satgas tersebut bertugas mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat pilkada berlangsung. Satgas Nusantara dibentuk dalam rangka untuk mendinginkan isu-isu yang berkaitan dengan pilkada sehingga diharapkan dengan pendinginan itu situasi yang memanas tidak sampai ramai,” Jelasnya

Untuk itu, lanjut Anton, Satgas ini akan bekerjasama dengan para tokoh agama dan masyarakat. Tujuannya, untuk meredam tensi panas saat Pilkada.

“Kami perlu juga tokoh-tokoh masyarakat yang memberikan pernyataan-pernyataan yang menyejukkan, itu kami akan bekerjasama dengan seluruh potensi masyarakat, stakeholder yang terkait. Salah satunnya kegiatan Sholawat Akbar Satgas Nusantara ini,” pungkasnya.

Sekda Kota Kediri Drs. Budwi Sunu, mewakili Pjs Walikota Kediri menyampaukan ucapan terimakasih kepada semua pihak atas tergelarnya acara Sholawat Akbar Satgas Nusantara ini.

“Kami merasa bangga atas hadirnya jemaah sholawat malam hari ini. Saya berterima kasih kepada Kapolresta Kediri dan TNI yang telah bersama-sama menciptakan suasana yang damai. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan kota Kediri agar terwujud situasi yang aman dan kondusif,” katanya.

Ucapan yang senada juga disampaikan Dandim 0809 Kediri Letkol Kav. Agung Dwi Sutrisno, yang merasa senang dan bangga terhadap generasi muda menjadi pelopor menciptakan situasi yang damai yang hadir pada kegiatan Sholawat Akbar Satgas Nusantara.

Sambutan diakhiri dengan tausiyah Habib Mahdi Al Khered yang menjelaskan agama Islam tidak pernah memerintahkan umatnya untuk melaksanakan bunuh diri. Karena itu suatu bentuk kesalahan apalagi bunuh diri dan membunuh manusia yang lainnya Islam tidak membenarkan itu.

“Semua itu dilakukan oleh kelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu kita dimalam ini perkuat ikatan kita dengan acara bersholawat ini dan doa bersama. Semoga kota kediri aman tidak ada masalah dan kondusif ini juga didukung oleh masyarakatnya,” tandasnya.

Usai sambutan Habib Mahdi Al Khered, acara dilanjutkan dengan pembacaan sholawat yang dipimpun Habib Ali Bin Hasan Bin Baharun bersama Majelis Ta’lim Dzikir dan Sholawat Junudul Musthofa hingga acara selesai dan ditutup dengan doa. (q cox, Iwan)

Reply