Gojek Beri Pelatihan Muslimat NU

SURABAYA (Suarapubliknews) – Perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara dan pembayaran berbasis aplikasi terbesar di Indonesia, Gojek, menggelar pelatihan manajemen bisnis guna mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sekaligus mendukung pendapatan tambahan bagi kaum perempuan.

Vice President Public Affairs Gojek, Astrid Kusumawardhani mengatakan Fokus Gojek sejak pertama kali hadir adalah membantu UMKM bertumbuh. Gojek Wirausaha secara khusus dikembangkan oleh Gojek untuk mengakselerasi UMKM supaya naik kelas.

“Berbeda dengan pelatihan lain, kurikulum Gojek Wirausaha dirancang secara khusus menjawab banyaknya tantangan yang dihadapi UMKM terutama dalam memulai bisnis lalu meningkatkan skala bisnisnya,” katanya.

Gojek kontribusi dalam dua hal utama, tingkatkan daya saing UMKM binaan Muslimat NU melalui pelatihan Gojek Wirausaha, dan dukung digitalisasi ekosistem NU melalui GoPay. “Dengan teknologi kami, Gojek membantu UMKM memperluas pasarnya, membantu pembukuan keuangan, meningkatkan inklusi keuangan, serta menekan biaya operasional dengan adanya layanan operasional yang lebih efisien.” tambah Astrid.

Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengatkan konektivitas dan market access selalu menjadi masalah (bagi pelaku UMKM) sejak dahulu, maka harus ada inovasi dan teknologi informasi dalam produksi dan layanan.

“Sebagai Muslimat NU kita punya tugas untuk berdakwah, baik bil haal, maupun bil maal, dan kali ini kita lakukan bersama Gojek. Digitalisasi akan membuat sesuatu lebih efektif, terutama di bidang ekonomi. Untuk itu saya sampaikan terima kasih atas inisiasi Gojek bersama Pengurus Pusat Muslimat NU, kami harap pendampingan ini terus berkelanjutan,” katanya.

Selain berbagi tips untuk mengembangkan usaha, Gojek Wirausaha juga menyediakan sesi bagi peserta untuk dapat berkonsultasi dan langsung mendaftarkan usaha mereka di platform GoFood, GoPay dan MAPAN. Kesempatan ini diberikan agar pelaku UMKM bisa langsung memasarkan, menjual, dan mengembangkan usahanya secara digital.

Chief Marketing Officers MAPAN, Mahpudz Effendi menambahkan selain menambah pengetahuan UMKM mengenai memulai bisnis melalui teknologi, Gojek melalui MAPAN juga mendukung penghasilan tambahan bagi kaum perempuan, terutama Muslimat NU sebagai salah satu organisasi perempuan bidang sosial keagamaan dan kemasyarakatan terbesar di Indonesia.

Arisan MAPAN adalah jaringan arisan barang terbesar di Indonesia yang membantu masyarakat bersama-sama merencanakan dan mewujudkan barang impian melalui metode arisan, yang merupakan produk unggulan MAPAN, perusahaan bermisi sosial yang fokus pada layanan teknologi keuangan berbasis komunitas bagian dari Grup Gojek.

Sejak didirikan tahun 2009, kini tercatat sudah ada 250 ribu Ketua Arisan di balik hampir 3 juta keluarga Indonesia, yang menjadi sosok pahlawan untuk sesama baik itu keluarga, tetangga, hingga komunitas sekitar dalam mewujudkan impian lewat MAPAN.

“Kami mengajak Ibu-Ibu Muslimat NU untuk memulai usaha sendiri dengan menjadi peserta atau Ketua Arisan MAPAN,” ajaknya. (q cox, Tama Dinie)

Reply