Ijin Belum Keluar, Stand Bazar Ramadhan di Kawasan Masjid Al Akbar Sudah Dijual

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Entah siapa yang memelopori dan membekingi panitia Bazar Ramadhan di kawasan Masjid Agus Al Akbar Surabaya (MAS), karena meskipun perijinannya belum selesai, tetapi penjualan stand bazar sudah dimulai.

Infromasi yang diperoleh media ini, bazar ramadhan untuk tahun ini tidak lagi mencatut nama menajemen Masjid Al Akbar, tetapi menggunakan label beberapa elemen masyarakat ternama sebagai penyelenggaranya. Benarkah?

Peminat bazar tahunan ini masih terlihat cukup besar, hanya saja didominasi oleh kalangan pabrik alias perusahaan besar karena harga stan yang dijual cukup mahal. Kabarnya, kisaran harga stand senilai 3 juta untuk makanan, hingga mencapai lebih dari 10 juta rupiah untuk produk pabrikan. Benarkah? Lantas bagaimana dengan warga sekitar?

Tidak hanya itu, kabarnya lokasi bazar ramadhan masih seperti sebelumnya, yakni menempati area badan jalan dan trotoar (Damija) dengan cara mendirikan tenda-tenda khusus yang dilengkapi dengan beberapa fasilitas, yang tentu bertentangan dengan aturan Perda Kota Surabaya.

Sementara menurut warga setempat bernama Jhoni, seharusnya Pemkot Surabaya tidak boleh membiarkan terselenggaranya bazar yang selama ini menggunakan badan jalan dan trotoar, karena merupakan akses publik dan berdampak kemacetan akut.

“Kami sudah klarifikasi ke Bu camat, ijin belum dikeluarkan, tapi panitia sudah buka pendaftaran di Damija, yang tarifnya sampai 12 juta, oleh karenanya pemkot harus segera bertindak tegas, karena terkait komersil bahu jalan,” ucap Jhoni kepada media ini, Kamis (27/4/2017)

Jhoni juga menyampaikan jika dirinya mendapatkan jawaban dari Camat Jambangan Retno Haryati yang menyerahkan semuanya ke Dishub Kota Surabaya. “Kata Bu Camat Jambangan tergantung rekom dishub,” tambahnya.

Namun Retno Haryati sebagai pemangku wilayah dari unsur Pemkot Surabaya di Jambangan masih belum menjawab konfirmasi media ini, saat dikontak via ponsel dan medsosnya. (q cox)

Foto: suasana pendaftaran peserta stand bazar ramadhan MAS

Reply