Indonesia Minim Literasi, 1 ACM Ajak Anak Kenal

SIDOARJO (Suarapubliknews) – Budaya literasi mulai menggeliat di Indonesia, terlihat dari munculnya beberapa taman baca atau rumah baca yang mulai bermunculan dan didukung Dinas-dinas Perpustakaan yang mulai jemput bola untuk menggenjot minat baca masyarakat.

Penggagas Gerakan 1 Juta Anak Cerdas Membaca, Ellen Graciana mengatakan aktivitas literasi di Indonesia, membaca belum menjadi rutinitas sebagian besar masyarakat Indonesia, terbukti dari rendahnya peringkat Indonesia dalam daftar tingkat literasi negara-negara di dunia, termasuk laporan World’s Most Literate Nations yang dikeluarkan Central Connecticut State University.Dunia Literasi

“Indonesia menempati urutan ke-60 dari 61 negara yang diriset, yang artinya kebiasaan membaca dan menulis masyarakat Indonesia tergolong rendah. Aktivitas membaca yang masih dianggap sebagai hobi di waktu senggang menjadi salah satu alasan kurang berkembangnya dunia literasi di Indonesia,” katanya.

Dalam risetnya CCSU memotret lima indikator yang dianggap penting dalam kegiatan membaca, yakni perpustakaan, koran, input pendidikan, output pendidikan, dan ketersediaan computer.

Literasi memegang peran utama dalam membentuk kecerdasan bangsa, oleh karenanya, menanamkan kebiasaan literasi bukan hanya kewajiban dunia pendidikan, tetapi semua kalangan dan semua pihak punya kewajiban yang sama untuk peduli dan memajukan dunia literasi, mulai dari keluarga sebagai lingkungan terkecil, lingkungan sosial, hingga masyarakat luas.

“1 Juta Anak Cerdas Membaca peduli dan berusaha mengambil peran aktif dalam memajukan dunia literasi ini, melalu roadshownya yang telah mencapai 20 titik dan melibatkan hampir 5.000 anak dan beberapa sekolah di Surabaya dan Sidoarjo,” papar Ellen.

Beberapa aktivitas tematik menarik telah dilaksanakan disetiap roadshow, dukungan penuh serta antusiasme masyarakat dan kerjasama beberapa pihak swasta, instansi dan dinas pendidikan serta perpustakaan memberikan semangat dan amunisi untuk terus bergerak demi Generasi Emas Indonesia yang cerdas, berbudi dan berdaya saing.

1 Juta Anak Cerdas Membaca, melalui setiap roadshownya mempunyai visi dan misi memberi yang terbaik untuk negeri melalui literasi, dan menularkan virus ini sejak dini pada anak. Serangkaian kegiatan bercerita, dongeng, menulis, sampai aktivitas potensi diri terus dikembangkan untuk menumbuhkembangkan minat literasi disetiap roadshow.

Talent Maping, Member RC Surabaya Persada, Abednego mengatakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 1 Juta Anak Cerdas Membaca, kembali menjejakkan roadshownya, bertempat di Perum Graha Permata Sidorejo, akhir pekan lalu.

“Dengan tema Semangat Juang Dalam Keberagaman, mari bersama menjadi agen perubahan dunia literasi. Ada beberapa kegiatan yang kami selenggarakan diantaranya membaca bersama, bercerita dan membuat origami,” katanya. (q cox, Tama Dinie)

Reply