Ini Kronologi Tewasnya Pengendara Mobilio di Jl Ngagel Jaya Utara Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Menurut keterangan saksi, Baidowi Satpam pertokoan di sekitar TKP, menceritakan jika kejadiannya selepas adzan maghrib. Saat itu kondisinya hujan dan disertai angin yang cukup kencang, dan ternyata membuat ranting pohon jenis Trembesi milik Pemkot Surabaya yang posisinya ada di tengah (area taman kota) patah dan jatuh. Senen (21/12/2015)

Secara kebetulan, korban bernama Resiani Salim (55) yang beralamat jl Janur Asri 4 block QJ no 14 Kelurahan Kelapa Gading Barat Jakarta Utara yang mengendarai mobil jenis Honda Mobilio berplat nomer L 1819 JZ melintas dari arah timur ke barat dengan kondisi jalan yang licin.

Jatuhnya ranting pohon yang berukuran cukup besar, ternyata tepat mengenai kaca samping kanan posisi sopir, sehingga memecahkan kaca samping. Apesnya, ujung ranting pohon yang jatuh ternyata menusuk leher sebelah kanan korban.

Saat itu pula, mobil jenis automatic ini kontan terlihat bergerak cepat yang seakan pedal gas terinjak keras. Kemungkinan, korban (sopir) menginjak pedal gas lantaran gerakan reflek akibat tertusuk ranting pohon di lehernya.

Saking kencangnya, kendaraan Honda Mobilio ini nyasak area parker pertokoan yang berada di sebelah kiri jalan, dan kemudian menabrak mobil jenis Avansa yang sedang terparkir . Namun akhirnya terhenti setelah menabrak sepeda motor jenis Vario dan tembok pertokoan.

Menurut penuturan saksi, saat itu korban masih dalam kondisi sadar, karena sempat ditolong oleh warga yang memberikan air minum dan tisu untuk menutup luka dilehernya. Namun beberapa saat kemudian korban mulai tak sadarkan diri karena darah segar terus mengucur dari lehernya. Tak lama kemudian, korban diketahui telah tak bernyawa dalam posisi masih duduk di kursi sopir, yang kemungkinan karena banyaknya darah yang telah dikeluarkan.

Saat sejumlah petugas yang terdiri dari Polisi, Satpol dan Linmas datang ke TKP, kondisi korban sudah meninggal, sehingga jasadnya lamngsung dievakuasi ke RSUD Dr Soetomo untuk dilakukan otopsi. Kejadian ini sempat memacetkan sepanjang jalan raya Ngagel Jaya Utara Surabaya. (q cox, Guf)

Reply