ITS Peringkat Empat Terbaik Perguruan Tinggi di Indonesia

SURABAYA (Suarapubliknews) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember berhasil menempati peringkat ke-4 Perguruan Tinggi (PT) terbaik tahun 2019 versi klasterisasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng mengatakan, terdapat lima aspek dalam penilaian pemeringkatan perguruan tinggi di bawah naungan Kemenristekdikti tersebut. Lima aspek itu adalah, aspek kualitas sumber daya manusia (SDM), aspek kualitas kelembagaan, aspek kualitas kegiatan mahasiswa, aspek kualitas dan pengabdian pada masyarakat, dan terakhir adalah aspek kualitas inovasi.

“Capaian ini merupakan kerja keras dari semua sivitas akademika ITS, baik dosen, staf ataupun mahasiswa semuanya berkontribusi, dan kami sangat bersyukur atas raihan (prestasi, red) ini,” katanya.

Dengan capaian nilai total sebesar 3.462, ITS akhirnya dapat masuk pada jajaran empat besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Sedangkan untuk posisi pertama ditempati Institut Teknologi Bandung (ITB), posisi kedua diisi Universitas Gadjah Mada (UGM), dan ketiga oleh Institut Pertanian Bogor (IPB). Sementara Universitas Indonesia (UI) kali ini berada di bawah ITS di posisi kelima.

Untuk kualitas kelima aspek tersebut, ITS sebenarnya sudah tidak diragukan lagi. Kualitas SDM ITS terbukti telah menghasilkan banyak lulusan yang berkualitas dan tokoh-tokoh negeri ini juga banyak berasal dari ITS, sebut saja yang terdekat adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Sedangkan dari aspek kelembagaan, pada April lalu ITS mendapatkan penghargaan dari Kemenristekdikti sebagai PTN-BH terbaik pertama di Indonesia.

Pada aspek kegiatan mahasiswa dan kualitas dan pengabdian masyarakat, ITS sendiri selalu mendukung penuh atas seluruh kegiatan mahasiswanya. Sehingga prestasi-prestasi gemilang dapat ditorehkan untuk ITS sendiri maupun Indonesia di kancah internasional. Sedangkan pengabdian masyarakat, sudah menjadi kewajiban bagi seluruh perguruan tinggi untuk melakukan poin ketiga dari Tridharma perguruan tinggi ini.

“Riset-riset berbasis kepada pengabdian masyarakat juga telah banyak dilakukan oleh ITS. Begitu juga untuk mahasiswa di ITS yang terdapat kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) yang tujuannya adalah untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat secara langsung,” terang Ashari.

Ashari menyampaikan bahwa ITS juga telah banyak membantu pemerintah dalam menjalankan program-programnya yang terkait guna memberikan layanan yang maksimal untuk masyarkat. Salah satunya adalah di berbagai daerah di Indonesia, ITS telah diajak kerja sama oleh pemerintah daerah untuk bisa mengembangkan dan menerapkan smart city di daerah-daerah tersebut.

“Jika soal inovasi, menurut saya, ITS tidak bisa diragukan lagi. Kita (ITS,red) selalu melakukan terobosan-terobosan terbaru untuk menghasilkan inovasi yang bisa berguna untuk bangsa dan negara ini,” tandasnya. (q cox, Tama Dinie)

Reply