Jemput Risma, Relawan Kharisma Datang di Kediaman Wali Kota Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Beberapa jam setelah Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya (Risma) menggelar presscon terkait uneg-unegnya yang keberatan jika namanya tertulis di rekom DPP PDIP untuk Pilgub DKI Jakarta, datang tamu tak diundang asal Jakarta yakni tim relawan Kami Mau Risma ke Jakarta (Kharisma).

Pernyataan penolakan Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya (Risma) untuk tidak bersedia dijadikan Bacakada untuk Pilgub DKI Jakarta 2017 ternyata tidak mempengaruhi tim relawan berjuluk Kharisma ini, karena tetap ngotot bahkan yakin bisa memboyong Risma ke Jakarta.

Dengan slogan yang tertulis dikaosnya “Pemimpin Dengan Hati Nurani”, tak kurang dari 40 perwakilan dengan mengendarai 10 kendaraan pribadi datang ke kediaman Wali Kota Surabaya.

Yongki Jonakta ketua rombongan tim relawan Kharisma mengatakan bahwa kedatangannya ke Surabaya hanya membawa satu misi yakni “Menjemput Pemimpin”. Dia ingin menunjukkan data kongkrit dukungan untuk Risma yang saat ini telah merambah ke tingkat RT dan RW se DKI Jakarta.

“Dalam rangka menjemput pemimpin, kami datang kesini ingin memberikan keyakinan kepada Bu Risma, jika beliau akan menang jika bersedia maju ke Pilgub Jakarta, karena jaringan kami sudah 80%, sampai ke tingkat RW dan RT, data itu yang ingin kami tunjukkan dan berikan kepada Bu Risma,” ucap, Minggu (18/9/2016)

Saking yakinnya, Yongki mengutarakan bahwa dukungan untuk Risma bakal terus melejit, karena menyatakan menolak saja, trend dukungannya terus meningkat. Dan sebaliknya untuk Ahok terus merosot.

“Sampai saat ini masih menolak saja hasil surveynya sudah menang dengan Ahok, apalagi jika Bu Risma bilang Iya,” tandas warga jl Pembaru II no 18 Jakarta ini.

Ditanya apakah sudah kontak dan ada agenda untuk bertemu dengan orang nomer satu di Kota Surabaya? Yongki mengaku belum, karena kedatangannya ke Surabaya bersifat spontanitas. Namun dirinya sedang melakukan berbagai upaya agar besok Senin (19/8/2016) bisa diterima.

“Kami sudah sampaikan keinginan kami untuk bertemu dengan Bu Risma secara resmi dan sms, tetapi memang belum ada respon,” tukasnya.

Didampingi tim relawan Kharisma lainnya, Yongki berpesan kepada Risma agar bisa menerima dirinya dan rombongan, karena akan menyampaikan data dukungan kongkrit yang bisa dijadikan jaminan bahwa Risma bakal menang di Pilgub DKI Jakarta.

“Ini Ibu data yang bisa menjadi dasar bahwa Ibu akan menang di Jakarta, karena niat kami hanya datang menjemput untuk kemenangan Risma di Jakarta, alasannya jelas, kami butuh pemimpin yang lebih baik,” pintanya.

Saat ditanya, bagaimana kemungkinan Ahok jika dibandingkan dengan Risma, siapa yang paling besar kemungkinannya untuk menang? Yongki justru balik bertanya, dan hanya mau menjawab soal Risma, bukan Ahok.

“Kenapa anda bertanya soal Ahok, kenapa bukan Risma saja, karena dibenak kami, nama Ahok tidak kami hitung, dan yang perlu diketahui, bahwa para pendukung yang tergabung di Kharisma ini adalah para pemilih Jokowi saat Pilgub periode sebelumnya, jadi sekarang kami inginkan Risma yang jadi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, rombongan tim relawan Kharisma ini bertolak dari Jakarta sekitar pukul 02.00 wib dini hari, dan baru nyampai di Kota Surabaya sekitar pukul 18.00 wib petang ini. Rombongan terdiri dari 40 orang yang didalamnya juga ada sejumlah perwakilan dari paguyuban ketua RW dan RT di Jakarta, serta PCNU. (q cox)

Reply