Kejar Pelaku Jambret, Wanita Muda Tewas

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Seorang wanita muda yang menjadi korban penjambretan dikawasan jalan Jemursari Surabaya, tewas, setelah menabrak trotoar di jalan A. Yani Surabaya. Dalam kejadian tersebut satu dari dua orang pelaku berhasil diamankan ke kantor polisi setelah dihajar warga.

Menurut sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya, kejadian tersebut terjadi pada pukul 02.00 wib (selasa 2/2/2016) dini hari tadi.

Korban seorang perempuan bernama Nur Saikunah 25 tahun, warga Tenggilis Mejoyo I, saat itu mengendarai motor matic jenis honda beat warna merah nopol L 4548 BV, melaju dari arah timur melewati jalan jemur handayani, diikuti oleh dua orang penjambret yang berboncengan dengan menggunakan motor vario merah ber nopol L 3065 SX.

Sesampainya ditempat yang sepi kedua pelaku tersebut merebut tas korban yang berisi handphone dompet serta barang pribadi milik korban. Merasa tasnya sudah berpindah tangan, korban mencoba mengejar dan melawan pelaku dan berteriak minta tolong kepada warga. Namun naas korban malah menjadi korban tewas.

Diduga korban kehilangan keseimbangan setelah melewati perlintasan rel kereta api yang ada dikawasan tersebut, sehingga korban terjatuh dan terhempas di trotoar sisi barat ruas jalan A. Yani, serta motor korban menabrak tembok rumah milik warga. Akhirnya korban tewas ditempat dengan kondisi yang mengenaskan.

Warga yang mengetahui mencoba menolong korban dan mengejar pelaku yang melarikan diri dengan melawan arah, akhirnya seorang pelaku beserta motornya berhasil diamankan dan menjadi bulan-bulanan warga sedangkan seorang pelaku lainnya berhasil kabur.

Pelaku yang diketahui bernama Abdul Rohman, warga Jember tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Gayungan surabaya beserta motor pelaku untuk dijadikan barang bukti.

Jenasah korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD DR. SOETOMO Surabaya, untuk keperluan otopsi, kini kasus tersebut ditangani oleh polsek gayungan surabaya dan unit laka polrestabes surabaya. (q cox, TS)

Foto : korban, motor korban

Reply