Mahasiswa Stikom Ciptakan Alat Pendeteksi Dini Bencana Banjir

SURABAYA (Suarapubliknews) – Saat curah hujan tinggi, banjir merupakan salah satu momok bagi masyarakat kita. Beberapa daerah bisa mengalami banjir yang cukup parah. Penyebab meluapnya genangan air ini salah satunya adalah kurang cepatnya warning ketinggian air pada permukaan sungai setempat.

Mahasiswa Stikom Surabaya, Ahmad Iqbal Reza Fahmi mengatakan karena terkadang daerah yang mengalami kebanjiran belum tentu sedang hujan, namun mengalami dampak dari tempat lainberupa banjir kiriman, sehingga kita kurang memperhatikan tingginya permukaan air saat itu.

“Karena itu saya menciptakan alat Pendeteksi Dini Bencana Banjir. Cara kerja alat ini adalah dengan membaca tingginya permukaan air sungai kemudian ia akan mengirimkan signal melalui internet kebagian penjaga pintu air. Tidak hanya berdasarkan ketinggian air saja, juga mendeteksi kecepatan kenaikan air,” katanya.

Semakin cepat perubahan ketinggian air, maka status siaga akan semakin meningkat. Hal ini guna mendeteksi adanya banjir bandang. Peringatan yang dikeluarkan berupa lampu indikator dan suara buzzer dengan model suara yang berbeda ketika ketinggian air memasuki status siaga I, II, dan III.

Karya lain yang melengkapi ciptaan Iqbal, digarap oleh Achmad Habib Arraham, yaitu alat “Pengatur Palang Pintu Air Otomatis”. Ketika ketinggian air mencapai batas tertentu, maka palang pintu air akan dibuka secara otomatis guna menghindari terjadinya luapan air. Kedua alat yang diharapkan dapat membantu pemerintah kota dalam mengantisipasi banjir terutama saat musim penghujan ini.

Dalam Gelar Karya mahasiswa S1 Teknik Komputer yang dilaksanakan hari Rabu, 21 Agustus 2019, di ruang Ekspo Stikom Surabaya. Selain kedua alat tersebut, mahasiswa Stikom Surabaya juga memamerkan berapa inovasi mereka, diantaranya Alat Pendeteksi Tidur Menggunakan Sensor Heart Rate pada Security Guard berbasis Internet of Things, Alat Pengendali Gas untuk Mencegah Kebakaran Akibat Kebocoran LPG, Alat Kontrol dan Monitoring Meteran Air PDAM Berbasis Internet.

Alat Transmisi Data Detak Jantung Guna Meminimalisir Pasien Meninggal Akibat Serangan Jantung, Alat Pengoven Tembakau Otomatis, Alat Pengganti Kentongan Guna Menjaga Keamanan Desa. Alat Pemberi Makan Kucing Otomatis Berbasis RFID, Robot Pengantar Makanan Pada Restoran, dan lainnya. (q cox, Tama Dinie)

Reply