Namanya Kian Meroket, Ipong: Saya dan Gus Ipul itu Ibarat “Juruh” dan “Madu”

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Meski saat ini banyak nama disebut sebagai pengganti Anas di posisi Bacawagub besutan PKB dan PDIP, namun sosok Ipong Muchlissoni juga patut dipertimbangkan.

Info terbaru yang diperoleh media ini, nama Ipong terus meroket. Bahkan diperkirakan bakal mampu menggeser satu persatu beberapa nama yang masuk dalam bursa Bacagub di DPP PDIP. Benarkah?

Untuk diketahui, sejak namanya disinggung dan menghiasi pemberitaan di berbagai media sebagai sosok yang dinilai pantas menggantikan posisi ABD Azwar Anas yang belakangan mundur, Ipong semakin menjadi sorotan berbagai kalangan, mulai dari politisi, elemen masyarakat di Jatim dan terutama media.

Seebelumnya, dengan rendah hati Ipong mengaku jika dirinya adalah jajaran Kepala Daerah yang masih junior, karena baru saja dilantik sebagai Bupati di Ponorogo. Tetapi juga mengaku sangat dekat hubungannya dengan Gus Ipul.

“Jika dibandingkan dengan Mas Anas, ya saya tidak ada apa-apanya, oleh karenanya saya turut prihatin sekaligus kaget dengan sikap beliau yang tiba-tiba mundur itu, demikian juga saat nama saya tiba-tiba muncul di media dan dianggap pantas menggantikan posisinya di Bacawagub,” ucapnya. Minggu (7/1/2018)

Namun saat ditanya soal hubungannya dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Ipong dengan cepat merespon jika hubungan kedekatannya tidak perlu diragukan, karena mempunyai sejarah khusus bersama.

“Kalau soal hubungan dan kedekatan saya dengan Gus Ipul, nggak usah ditanya, karena pernah sama-sama menjadi pengurus di PKB, ibaratnya “juruh” dan “madu”, jadi sama-sama manisnya,” kelakarnya sembari tertawa lepas.

Berikut adalah biografi Drs. H. Ipong Muchlissoni yang diperoleh media ini dengan sumber Wikipedia bahasa Indonesia.

Drs. H. Ipong Muchlissoni lahir di Lamongan, Jawa Timur, 29 April 1967. Sebagai Bupati Ponorogo untuk periode 2016-2021, menggantikan posisi Amin yang berakhir masa jabatannya pada tahun 2015.

Masa kecilnya dihabiskan di Lamongan. Mengawali pendidikan di SD Muhammadiyah di Lamongan (1973-1979), lalu masuk ke SMP Negeri 1 Babat (lulus 1982) dan SMA Negeri 1 Lamongan (lulus 1985). Setelah itu ia hijrah ke Pulau Kalimantan, tepatnya di Kota Samarinda dan masuk ke Universitas Mulawarman (lulus 1990).

Semenjak itu ia meniti karier di tanah Kalimantan. Ia pernah memegang beberapa jabatan di beberapa perusahaan di sana, antara lain Kepala Sie Administrasi dan Sumber Daya Manusia PT. Kaltim Parna Industri pada tahun 1991.

Kemudian ia menjadi Wakil Kepala Tata Laksana (wakatalak) Sumber Daya Manusia PT Kiani Lestari pada tahun 1992. Lalu, ia menjabat sebagai Katalak SDM PT Alas Helau periode 1992-1994. Dan menjadi komisiaris PT Diyatama Persada Raya dari tahun 2000 hingga sekarang.

Dalam hal organisasi terlihat dari sejak duduk di bangku kuliah, di mana Ipong pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Jawa Timur di Samarinda pada tahun 1991. Selain itu ia juga pernah menjadi pengurus daerah (pengda) Perbasi di Kaltim.

Ia lalu terjun ke politik dengan menjadi anggota Dewan Pengurus Wilayah PKB, dan menjabat beberapa jabatan di sana: wakil ketua (1999), sekretaris (1999-2001), dan ketua (2003-2013).

Ia juga merupakan anggota DPRD Kaltim periode 1999-2004 dan 2004-2009. Setelah itu ia pindah partai menjadi kader Gerindra dan menjadi ketua DPD Kaltim sejak 2013. (q cox).

Foto: Banner pasangan Gus Ipul-Ipong yang beredar di berbagi medsos

Reply