Senin, 11 September 2017 18:51

PDIP Masih Belum Bisa Sebut Nama Pasangan di Pilgub Jatim 2018, Kenapa?

Rate this item
(0 votes)

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Kabar jika PDIP telah mengantongi dan bakal menetapkan dua nama untuk pasangan Bacagub dan Cawagub untuk Pilgub Jatim 2018 ternyata belum terbukti.

Lantas, benarkah masih bungkamnya PDIP akan sangat berpengaruh terhadap perhelatan politik di Jatim? Terutama terhadap beberapa partai pengusung, yang hingga kini terkesan “belum berani” menetapkan pasangan calon yang diusungnya.

Agenda rapat konsolidasi partai di Kota Malang dan kunjungan Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri ke Kota Surabaya juga belum memberikan signal apapun terkait pasangan Bacagub dan Bacawagub yang bakal diusung PDIP.

Di kota Surabaya, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto mengatakan, masih dilakukan pemetaan namun dia berjanji jika dalam waktu dekat Ketum PDIP akan segera memutuskan, siapa pasangan calon yang bakal diusung.

“Untuk Jawa Timur, kersjasama sangat diperlukan, karena ini pemilunya rakyat, oleh karenanya dengan mendengarkan suara rakyat dan aspirasi para tokoh, maka nanti calon yang bakal ditetapkan Ibu Megawati adalah sosok yang mempunyai akar yang kuat di NU dan memiliki hubungan yang baik dengan PDIP,” ucapnya. Senin (11/9/2017)

Tidak hanya itu, menurut dia Jawa Timur merupakan wilayah provinsi yang sangat penting bagi PDIP, apalagi merupakan tempat kelahiran Bung Karno.

“Sehingga kami melibatkan sejumlah tokoh agar menjadikan Jawa Timur merupakan hasil kerja bareng secara gotong royong agar menjadi lebih baik,” tandasnya.

Ditanya soal keberadaan sejumlah nama dan tokoh diacara penyambutan Ketum PDIP di Bandara Juanda seperti Dhalan Iskan, Gus Ipul, dan Tri Rismaharini, Hasto dengan piawai menangkis pertanyaan tersebut dengan jawaban yang normatif.

“Disini juga ada nama-nama lain seperti pak Kusnadi ketua DPD Jatim, ada Pak Kanang Bupati Ngawi dan pak Anas Bupati Banyuwangi, yang dalam penilaian DPP mampu menjalankan tugas- tugas dan platform perjuangan partai dengan baik, tapi sekali lagi ini adalah pemilunya rakyat, maka akan mendengarkan berbagai masukan,” tegasnya.

Lanjut Hasto, PDIP Perjuangan akan mengusung calon yang mampu, tidak hanya menyelesaikan masalah rakyat Jatim, tetapi meletakkan masa depan yang lebih baik dan membangun kepemimpinan yang idiologis atas dasar Pancasila, dengan membangun persahabat dengan sluruh komponen masyarakat, khususnya dari NU. (q cox)

Berikut adalah rekaman videonya:


Ayo share berita ini:

Submit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to Twitter
Read 199 times