Jumat, 22 September 2017 13:29

Gubernur Kalsel dan Bupati Tanbu Resmikan Pembangunan Masjid Ar Raudah

Rate this item
(0 votes)

TANAH BUMBU (Suarapubliknews.net) - Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor bersama Bupati Tanah Bumbu  Mardani H Maming melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Ar Raudah di Desa Bersujud Kecamatan Simpang Empat Kamis (21/09).

Peletakan pembangunan Masjid itu dirangkai dengan perayaan tahun baru islam 1439 Hijriah sekaligus disi dengan Tausyiah oleh Habib Husin Anis Al Jufri.

Lokasi yang berada atas lapangan 5 oktober Desa Bersujud  itu turut disaksikan sejumlah tokoh masyarakat, para ulama maupun masyarakat setempat.

H. Sahbirin Noor dalam sambutannya mengatakan. Pembangunan tempat ibadah merupakan tanggung jawab kita bersama, serta tanggung jawab  sebagai umat islam dalam rangka melengkapi   sarana ibadah umat  demi menjalankan ibadah sholat  yang telah diperintahkan Allah SWT.

"Melalui momentum ini saya mengajak kepada umat agar senantiasa memakmurkan mesjid. Mesjid tidak hanya untuk sarana ibadah sholat namun bisa dimanfaatkan untuk sarana pengembangan ilmu pengetahuan tentang keislaman,"ungkapnya.

Dia menambahkan, setelah dilakukan peletakan batu pertama ini pembangunan harus segera dilaksanakan.

"Untuk itu saya  turut memberi penghargaan yang setinggi tingginya kepada pihak panitia mesjid dengan secara serius ingin mewujudkan pembangunan Masjid ini, sehingga kedepannya  mampu menjawab kebutuhan akan tempat dan kenyamanan ibadah masyarakat seiring bertambahnya penduduk di daerah ini,"tandasnya.

Seperti yang disampaikan ketua panitia Pembangunan Mesjid H. Burhanuddin. Masjid itu berdiri diatas lahan sekitar 1,5  hektar dengan luas bangunan 2000 meter persegi.

"Tanah ini sudah dihibahkan sejak tanggal 12 April  tahun 2000 dan merupakan hibah dari 3 orang warga Kecamatan Simpang Empat yaitu  Almarhum Tusengat, Almarhumah Kurbayah serta Almarhum Qosim,"kata Burhanuddin saat membaca sejarah singkat penghibahan tanah untuk mesjid tersebut.(q cox, Imran)

Ayo share berita ini:

Submit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to Twitter
Read 43 times