Panggung di Depan Mapolrestabes Macetkan Kota Surabaya

Entah apa yang menjadi pertimbangan Polrestabes Surabaya memberikan restu kepada salah satu acara stasiun TV nasional untuk menggelar acara yang panggungnya menempati jalan protocol padat kendaraan. Lantas dimana peran Dishub Surabaya jika ternyata acara yang digelar konon telah di backup oleh pihak Polrestabes Surabaya.

SURABAYA (SPNews) – Jika selama ini masyarakat mengenal Polrestabes sebagai instansi yang bisa membantu menguarai persoalan kemacetan di kota Surabaya, namun sejak berdiri sebuah panggung yang memakan hampir ¾ jalan protocol di di depan Mapolrestabes, maka tak sedikit masyarakat yang mengeluh dan kecewa dengan kinerjanya karena justru terkesan sebagai penimbul kemacetan.

“selama ini saya salut dengan kinerja Polrestabes yang dalam hal ini Satlantasnya, karena selalu membantu mengurai kemacetan, tapi dengan berdirinya panggung di tengah jalan raya seperti ini, saya jadi berfikir terbalik, artinya kini justru mereka menjadi penimbul kemacetan,” ucap Samsudin salah satu warga kota Surabaya yang menyampaikan keluhannya melalui radio ternama di Surabaya.

Didapat info bahwa pertimbangan penyelenggara akhirnya mendirikan panggung di depan Mapolrestabes Surabaya karena lokasinya jauh dari area taman kota Surabaya, sehingga hal ini dilakukan agar terhindar dari resiko dampratan Risma Walikota Surabaya. Sebaliknya, apa yang menjadi pertimbangan Kapolrestabes Kombespol Setija Juananta membiarkan panggung berdiri didepan markasnya, padahal sudah diketahui jika jalur tersebut merupakan akses utama dan padat kendarana di setiap harinya.

Tidak hanya itu, bagaimana juga dengan peran Dishub Kota Surabaya jika ternyata acara yang digelar telah di backup sepenuhnya oleh Polrestabes Surabaya? Tentu banyak menimbulkan tafsir miring kepada kedua instansi besar ini karena mempunyai kewenangan penuh untuk mengatur arus jalan raya di wilayah kota Surabaya.

Saat di konfirmasi media ini via ponselnya, Edi Kadishub kota Surabaya tidak menjawab apapun, sementara di kota Surabaya telah banyak alternatif lokasi yang bisa bahkan biasa di pakai untuk acara-acara outdoor, apalagi akan mendatangkan jumlah massa yang besar seperti lapangan Kodam, area parker timur Surabaya Plasa, Jatim Expo dan masih banyak lagi tempat lainnya.

Sampai berita ini diluncurkan, kondisi jalan sekitarnya seperti Jl Rajawali, Jl Indrapura, Jl Kembang Jepun telah macet dan ekor antriannya sudah merambah ke akses jalan-jalan lainnya. padahal acara belum dimulai.

jika sudah demikian, harusnya instansi di atasnya seperti Polda Jatim segera ambil langkah karena keberadaan panggung acara di depan Mapolrestabes Surabaya memberikan dampak buruk kepada masyarakat kota Surabaya utamanya pengendara, dan kegiatannya juga terkesan kontra preduktif dengan program pemkot Surabaya sehingga akan berpengaruh terhadap nama besar POLRI. (q cox)

Reply