Partainya Dituding Gaduh, Ini Respon Kader Demokrat Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Respon keras yang disampaikan Wasekjen Pembinaan Wilayah Jawa 4 (Jatim) DPP Hanura, Yunianto ‘Masteng’ Wahyudi, terkait pernyataan Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo, memantik tanggapan dari salah satu kader Demokrat Surabaya Deddy Prasetyo.

Sekretaris DPC Demokrat Surabaya ini mengatakan jika pernyataan yang disampaikan Pakde Karwo selaku Ketua DPD Partai Demokrat Jatim adalah normatif, karena selaku petinggi partai di Jatim.

“Secara politis, apa yang disampaikan pakde (Soekarwo-red) kami sangat mendukung, jika pasangan pendamping bu Khofifah harus ber KTA demokrat. Dan ini kan penyataan biasa di setiap partai. Apa ya mungkin Pakde menyampaikan harus ber KTA partai lain, ya malah salah,” ucapnya. Jumat (3/11/2017)

Untuk itu, Deddy meminta kepada semua pihak (pengurus partai) agar juga menghormati partai Demokrat sebagaimana yang telah dilakukan partainya yang tidak pernah merespon apapun terhadap beberapa wacana calon pasangan Khofifah dari partai lainnya.

Dia menilai jika respon Yunianto ‘Masteng’ Wahyudi melalui media merupakan sikap yang berlebihan dan cenderung panik. Padahal, apapun wacana calon pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim yang disampaikan partai lain (calon Koalisi) tidak pernah direspon apapun oleh partai Demokrat.

“Karena jika ada partai lain menyampaikan hal yang sama, kami tidak pernah gaduh, lantas siapa sekarang yang gaduh duluan dan panik,” ucapnya. Jumat (3/11/2017)

Anggota DPRD Surabaya periode 2009-2014 ini dengan tegas mengatakan jika partainya tetap akan menghormati pilihan Khofifah. “Jadi nggak perlu menyampaikan statement yang seperti itu, justru kalimat itu yang menyakiti pihak lain, jadi jangan dibolak balik,” pungkasnya. (q cox)

Reply