PDIP Kota Surabaya Berduka Cita

Kader PDIP Surabaya menyatakan berduka cita atas meninggalnya Ketua MPR-RI Taufik Kemas, Sabtu (8/6/2013). Sebagai suami ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri, sosok Taufik Kemas merupakan orang penting di partai berlambang banteng mocong putih ini, karena karir politiknya berawal sekaligus berakhir di partai yang sama yakni PDI. 

SURABAYA (SPNews) – Fungsionaris DPC PDIP Surabaya, Baktiono mengungkapkan, pihaknya menerima kabar duka dari para kader yang berada kediaman Taufik kemas di Jl. Teuku umar Jakarta.

‘Saya ditelpon dari teman-teman yang ada di Jl Teuku umar” jelasnya

Anggota Fraksi PDIP DPRD Surabaya ini mengungkapkan, Suami Megawati soekarno putri tersebut meninggal akibat penyakit Jantung yang diderita.

“Pak Taufik menderita sakit jantung sudah lama, sekitar tahun 90-an” ungkapnya.

Almarhum meninggal dunia di rumah sakit yang berada Singapura sekitar Pk. 18.00 waktu setempat. Baktiono mengatakan, pihak keluarga, yakni Megawati Soekarno Putri dan putrinya Puan Maharani  mendampingi Taufik kemas di Singapura sejak 2 hari yang lalu. Taufik Kemas diperkirakan sakit, akibat kecapekan setelah berkunjung ke Ende NTT bersama Wakil Presiden dalam acara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila.

Taufik Kemas menurut  Bendahara DPC PDIP ini adalah sosok yang luar biasa. Selain diterima semua kalangan masyarakat, ia juga adalah figur yang gigih dalam memperjuangkan keutuhan NKRI.

“Sosok beliau, selian pelobi, bisa diterima semua lapisan masyarakat dan terus mensosialisasikan masalah kebhinekaan, pentingnya Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan menjaga negara kesatuan Republik Indonesia” papar anggota DPRD Surabaya ini.

Baktiono mengabarkan, Minggu (9/6/2013) jenazah akan dibawa ke tanah air. Namun, ia belum mengetahui kapan pemakaman mantan pejabat negara tersebut dilakukan. Rencananya sejumlah kader PDIP Surabaya akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti prosesi pemakaman. (q cox,Idr)

Reply