Pecat Secara Sepihak, PT UBS di Demo Ratusan Karyawannya

Tak terima 17 orang kawannya dipecat secara sepihak oleh PT Untung Bersama Sejahtera (UBS), tak kurang dari 200 karyawan lainnya mendatangi kantor PT UBS untuk melakukan demo sekaligus menuntut kesejahteraan karyawan, karena selama ini para karyawan mendapat upah di bawah UMK. 

SURABAYA (SPNews) – Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan buruh PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) ini dipicu oleh kebijakan manajemen yang dianggap semena-mena dan selama ini para karyawan mendapat upah di bawah UMK.

“Manajemen PT UBS, beberapa waktu lalu, memecat 17 Karyawannya secara sepihak. Pemecatan itu pun tak memiliki alasan tepat, sehingga para karyawan melakukan aksi solideritas ini,” ujar Choliq, koordinator aksi tersebut.

Aksi itu juga tak hanya diikuti para karyawan, tapi juga telah mendapat dukungan dari beberapa elemen buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh/Pekerja Bergerak Kota Surabaya (Front Perjuangan Buruh, Serikat Pekerja Islam, Garda Pekerja Kota, Gerakan Buruh Kota, Koalisi Buruh Rakyat, Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Surabaya dan Pemuda Pancasila). Mereka membela hak para pekerja UBS.

“UBS adalah perusahaan berskala besar yang bergerak di bidang industry perhiasan emas dengan pekerja mencapai 3.500 orang. Tapi selama ini, pelaksanaan hubungan kerja PT UBS telah terjadi hubungan yang tak sehat. Perusahaan itu telah melakukan penindasan dan penistaan terhadap buruhnya. Hak-hak normative buruh tak diberikan dengan baik. Hak cuti tak ada, system training diberlakukan padahal itu menyimpang dari peraturan yang ada,” ujar Choliq.

Aliansi ini pun menuntut agar pihak berwenang melakukan penindakan sesuai prosedur hukum, PT UBS harus mempekerjakan kembali karyawan yang di-PHK sepihak, bayar seluruh upah pekerja yang di-PHK, bayar upah buruh sesuai UMK yang ada, hapus system training yang diberlakukan serta lainnya.

Pihak manajemen UBS, sampai berita ini diturunkan, tak berhasil dikonfirmasi. Penjagaan di perusahaan itu dilakukan oleh aparat kepolisian secara ketat. (q cox, Jack)

Reply