Rabu, 13 September 2017 16:18

Megawati dan Risma Saling Puji, Ini “Signal Kuat” yang Terselip

Rate this item
(0 votes)

SURABAYA (Suarapubliknews,net) – Suasana akrab selalu ditunjukkan dalam hampir setiap kesempatan, antara Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri dengan Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya yang merupakan salah satu kader partai terbaiknya.

Kondisi ini juga sangat terlihat, pada paparan Megawati berada di Kota Surabaya setelah melakukan acara kosolidasi partai di Kota Malang. Betapa tidak, Megawati terus memuji keberhasilan kinerja Risma dalam membangun kota surabaya dari berbagai bidang.

Tidak hanya itu, Presiden RI ke-5 ini menilai jika Risma merupakan sosok pekerja lapangan yang diwujudkan dalam bentuk penghargaan yang banyak diterima.

“Kinerja yang dilakukan mbak Risma sungguh luar biasa dan untuk mengubah itu semua tidak semudah membalik tangan,” kata Megawati. Senin (11/9/2017)

Putri Proklamator ini juga mengakui jika Risma telah berhasil menjadi sosok Wali Kota perempuan pertama dengan segudang prestasi yang mendunia, karena dalam waktu dekat juga akan menjadi pembicara di New York, Amerika Serikat.
 
“Melihat pencapaian itu, nama Surabaya sudah dikenal dunia dan tidak bisa dipandang sebelah mata lagi,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Megawati meminta kepada masyarakat untuk mengapresisasi kerja keras yang sudah dilakukan Risma termasuk calon penggantinya kelak.
 
“Mbak Risma tak selamanya menjadi wali kota oleh karenanya saya berharap agar pengganti Bu Risma mampu mempertahankan sekaligus meneruskan konsep yang sudah dibuat. Karena semua hal yang sudah dilakukan Pemkot Surabaya selama ini dampaknya akan kembali kepada masyarakat,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Risma juga mengaku jika sebagian besar ilmu mengolah sesuatu hal yang awalnya dianggap tidak berguna namun ternyata memiliki segudang manfaat didapatnya dari Ketum PDIP.

“Terus terang banyak sekali ilmu yang saya dapat dari bu mega berdasarkan pengalamannya ketika menjabat sebagai presiden. Terima kasih soal ilmu tanaman dan penanganan bencana alam. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” sahutnya.

Pertanyaannya, apa signal yang terkandung dari kalimat “masyarakat agar mengapresiasi keberhasilan Risma dan penggantinya kelak” dan kalimat “Mbak Risma tak selamanya menjadi wali kota”?

Benarkah ini merupakan kode keras” jika nama Risma bakal muncul di surat rekomendasi resmi DPP PDIP terkait Pilgub Jatim? Tentu masih harus ditunggu kepastiannya, karena dalam politik berbagai kemungkinan masih bisa terjadi. (q cox)

Ayo share berita ini:

Submit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to Twitter
Read 75 times