Rabu, 13 September 2017 20:12

Bakal Konsisten Tak Maju Pilgub Jatim, Risma: Jatuhnya Berat di Saya

Rate this item
(0 votes)

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mendadak mengundang jajaran redaktur dan pemimpin redaksi berbagai media se Surabaya di kediamannya Jl Sedap Malam Surabaya.

Yang menarik, saat Risma-sapaan akrab Tri Rismaharini- memaparkan alasannya menolak dijadikan Cawagub untuk Pilkada Jatim 2018 dari PDIP, dengan alasan masih ingin berbuat banyak di Kota Surabaya.

Dia bercerita, jika penolakan ini sudah jauh hari disampaikan ke Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri, sebelum namanya masuk dalam berbagai survey dan pemberitaan media, karena memang benar-benar tidak bersedia.

“Pada saat Pak Jokowi menang, tapi KPU belum mengumumkan, saya sudah menyampaikan duluan jika saya tidak bersedia dijadikan Menteri, dan itu saya pegang, memang kata pak Hasto saya telah diminta dan jika saya berkenan, begitu pula saat Pilkada DKI, belum ada ribut-ribut, saya juga sudah menyampaikan ketidaksiapan saya dicalonkan sebagai bacagub, saya konsisten,” tuturnya. Rabu (13/9/2017)

Kata dia, kalau dirinya bersedia, mestinya menerima tawaran yang sebelumnya (Gubernur DKI Jakarta-red), bukan yang sekarang (Gubernur Jatim). Karena menurutnya, secara fisik bisa lebih dekat seperti yang telah dilakukan di Surabaya.

“Kalau saya berkenan, itu berat jatuhnya, jatuhnya berat di saya,” tambahnya, namun Risma tidak menjelaskan secara detil, apa yang dimaksud dengan kalimat ini.

Dia juga mengatakan, menjadi pemimpin itu berat tanggung jawabnya, meskipun menurut orang lain dirinya dinilai mampu untuk mengemban tugas itu. “Saya bisa bangun kota ini jadi bagus, tapi masyarakatnya menangis, menderita,” tandasnya. (q cox)

Berikut rekaman videonya:


Ayo share berita ini:

Submit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to Twitter
Read 79 times