Pemkab Kediri Bakal Biayai Operasi Balita Tanpa Anus Asal Desa Kunjang

KEDIRI (Suarapubliknews) – Febrian Dwi Mursaid, balita asal Desa Kunjang Kecamatan Kunjang yang terkahir dengan dalam kondisi tidak memiliki saluran pembuangan pencernaan (anus) bakal segera dioperasi dengan biaya Pemerintah.

“Untuk biaya operasi Febrian Dwi Nursaid nantinya bakal ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Kediri melalui jaminan kesehatan daerah (Jamkesda),” Ujar Diah Saktiana Kepala Bidang Rehabilitas Sosial Kabupaten Kediri (9/11/2019)

Menurut Diah Saktiana, balita Dwi Mursaid memerlukan penangan operasi untuk pembuatan anus, namun masih harus menunggu hingga umurnya genap satu tahun dengan minimal berat 7 Kg.

“Febrian Dwi Mursaid masih berusia 8 bulan dan tercatat sebagai warga Desa Kunjang Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri yang mana merupakan putra dari pasangan Murjito dan Siti Masamah,” Jelasnya

Menurut dia, selain biaya medis, Pemkab Kediri melalui Dinkes juga akan membantu biaya operasional dan akomodasi selama Febrian dirawat di rumah sakit guna tindakan operasi nanti yang rencanaya akan dilakukan di RS Saiful Anwar Malang.

“Febrian terus kami pantau kondisinya. Termasuk saat ini kami berikan bantuan asupan gizi karena beratnya kurang,” ujarnya.

Pasalnya, kata dia, balita tersebut belum bisa minum ASI. “Mungkin karena secara pencernaan ada gangguan, sehingga kurang bernafsu dalam mengkonsumsi asupan,” tambahnya” imbuhnya.

“Kami juga mendatangi rumah Febri dan berkoordinasi dengan Camat Kunjang, Puskesmas Kunjang, Perangkat Desa Kunjang dan Dinas Kesehatan guna monitoring Febrian. Karena saat ini untuk sementara untuk anus menggunakan alat yang harus diganti secara periodik,” Pungkasnya. (q cox, Iwan)

Reply