Pemkab Tanbu Kirim Bantuan Korban Gempa di Pulau Lombok

TANAH BUMBU (Suarapubliknews.net) – Pemerintah Kabupaten Tanah bumbu (Tanbu) melalui Badan Penanggulangan Bencana mengirim bantuan untuk korban gempa Pulau Lombok Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Adapun bantuan yang dikirim adalah 51 paket pakaian layak pakai , 200 buah tenda ukuran 6 x 8 m dan uang tunai sebesar Rp 166.229.900.00.- (seratus enam puluh enam juta dua ratus dua puluh sembilan ribu sembilan ratus rupiah)

Uang tersebut ditransfer hari ini Kamis ( 23/8) melalui rekening Bank BRI Cabang Mataran a/n: Pos Komando Gempa Bumi Pulau Lombok.

Sementara pakaian yang layak pakai akan dikirim dengan menggunakan ekspedisi Kapal Laut PT. Karyati Batulicin yang diperkirakan akan memakan waktu sekitar 6 hari akan sampai di tempat tujuan yakni Pulau Lombok.

Sementara pegawai BPBD Tanbu yang akan mengantar barang tersebut sebanyak 4 orang.

Kepala BPBD Tanbu Ariyanto Rais, SH. Mengatakan bahwa sesuai dengan arahan Bapak PLT. Bupati Tanbu H. Sudian Noor agar seluruh SKPD dipemerintahan Kabupaten Tanbu membantu korban Gempa Bumi di Pulau Lombok.

“Dengan dasar itulah pihak BPBD ditunjuk me jadi koordinator pengumpulan bantuan, sehingga sampai saat ini Kamis 23/8 sudah terkumpul semua bantuan sekitar 51 paket baju yang layak pakai dan 200 buah tenda dan dana sekitar 166 juta lebih.” ungkap Ariyanto.

Ditambahkannya 51 paket dan 200 tenda serta dana atau uang yang sebesar 166 juta lebih itu adalah bantuan seluruh SKPD baik yang ada dipemerintahan Kabupaten maupun pemerintahan Kecamatan dan pemerintahan Desa / Kelurahan.

“Untuk dana atau uang langsung kami transfer hari ini Kamis ( 23/8) melalui rekening Bank BRI Cabang Mataran a/n: Pos Komando Gempa Bumi Pulau Lombok,” ujarnya

Sementara katanya menambahkan pakaian yang layak pakai akan dikirim menggunakan Eksedisi laut yang diantar oleh 4 orang pegawai BPBD Tanbu. “Mungkin sekitar 6 hari barangnya sampai di Pulau Lombok,” bebernya.

“Pak PLT Bupati berharap semoga bantuan ini akan bermamfaat bagi korban Gempa Pulau Lombok,” pungkas Ariyanto. (q cox, Imran)

Reply