Pengunjung Transmart Rungkut Surabaya Membludak

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Geliat perekonomian di Kota Surabaya memang terus meningkat, salah satu indikatornya adalah tumbuh kembangnya berbagai pusat perbelanjaan yang berada di hampir sudut kota.

Terbaru, adalah Transmart Rungkut Surabaya yang dibangun dengan konsep ‘one stop shoping’. Dampak positipnya, masyarakat sekitar Rungkut semakin mendapatkan kemudahan untuk kebutuhan berbelanja, rekreasi, hiburan, atau hanya sekedar untuk makan siang.

Sayangnya, perencanaan pusat perbelanjaan milik Chairul Tanjung melalui perusahaannya Trans Corp ini sepertinya tidak dibarengi dengan kajian Amdal Lalin sebagaimana mestinya. Karena faktanya justru berdampak kemacetan parah di wilayah sekitar, sejak dilakukan grand opening tanggal 24 Februari 2017 hingga sekarang.

“Seharusnya Dishub tanggap untuk segera melakukan tindakan termasuk upaya rekayasa lalu lintas, karena faktanya terjadi kemacetan yang liuar biasa,” ucap Drs. Ec. Erwin Tjahyuadi, M.Si anggota Komisi B asal FPDIP yang memang tinggal di wilayah Rungkut.

Tidak hanya itu, Erwin juga mengatakan jika dampak kemacetan lalu lintas mulai mengganggu beberapa tempat usaha di sekitarnya. “Usaha di sepanjang jalan itu otomatis sangat terganggu, apalagi jika ada bubaran dari pabrik sampoerna, wah tambah kacau,” tandasnya.

Menanggapi keluhan ini, Kadishub Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengatakan jika pihaknya memang sedang mengkoordinasikan masalah kemacetan yang ditimbulkan akibat grand opening Transmart di wilayah Rungkut.

“Kami sudah koordinasikan, dan rencana pada hari Rabu minggu ini kami akan memanggil pihak manajemen Transmart,” jawabnya saat dikonfirmasi media ini. (q cox)

Reply