Selasa, 08 Agustus 2017 19:27

Berobat di Surabaya, Penderita Scleroderma Asal Sumbawa Butuh Bantuan

Rate this item
(0 votes)

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Gadis asal Sumbawa bernama Mardiana kini sangat membutuhkan pertolongan, karena kondisinya tergolek diranjang akibat penyakit Scleroderma yang dideritanya selama 3 tahun.

Hasil penelusuran media ini, Scleroderma adalah penyakit langka kronis yang menyerang pertahanan tubuh, terutama wanita berumur antara 30 sampai 50 tahun. Penyakit ini menjangkit 30 orang per 100.000 dan perbandingan antara wanita dan pria berkisar empat (4) banding satu (1).

Kini kondisi badan Mardiana terlihat sangat kurus, karena mengalami penurunan berat badan yang drastis yakni sekitar 20 kg, sejak terkena serangan penyakit tersebut.

Kabar ini disampaikan oleh Ronny Garuda warga Jl Kertajaya VIII no 3 Surabaya, yang merasa kasihan sekaligus terpanggil untuk menolong, dengan cara mengunggah foto Mardiana ke salah satu grup jejaring sosial.

“Saya dapat telpon dari seorang kawan yang melihat langsung kondisi Mardiana, dia minta tolong agar di publikasikan dengan harapan ada warga kota Surabaya yang peduli dan membantunya,” ucapnya kepada media ini. Selasa (8/8/2017)

Dia menceritakan jika kondisi badannya yang kurus bukan lantaran Mardiana nggak doyan makan, tetapi karena penyakit yang dideritanya.

“Makannya lahap, Semua mau, Tapi tubuhnya semakin kurus, hingga bangunpun tak bisa karena penyakit yang diidapnya, yakni Scleroderma, dan Mardiana selalu mengaku tidak merasa sakit,” jelasnya.

Dengan bantuan kerabatnya asal Sumbawa, kini Mardiana sedang berusaha untuk mendapatkan perawatan medis di Kota Surabaya, itupun karena mendapatkan bantuan dari Yayasan Peduli Kasih.

Untuk sementara, Mardiana tinggal di rumah seseorang yang peduli dengan alamat Jl Mojo 3/23a Surabaya. Namun demikian Ronny berharap, agar warga Surabaya tetap peduli, karena saat ini membutuhkan bantuan makanan, pampers dan biaya hidup yang lainnya.

“Kalau tidak salah dia (Mardiana-red) ini ditemani bibinya, tapi keduanya tidak bisa bahasa indonesia, karena memang berasal dari kampung di Sumbawa sana,” terangnya.

Untuk itu Ronny meminta kepada warga Kota Surabaya yang peduli, agar secepatnya datang ke alamat tersebut, karena tidak lama lagi Mardiana dan bibinya akan kembali ke kampung halamannya di Sumbawa.

“Dan saya mendapat kabar kalau hari Kamis besok (2 hari lagi-red) sudah pulang,” pungkasnya. (q cox)

Ayo share berita ini:

Submit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to Twitter
Read 133 times