Peserta Demo Berhasil Tembus Pagar Balai Kota, Ini Komentar DPRD Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Selama ini keberadaan gedung Balai Kota Surabaya selalu menjadi jujugan para peserta aksi demo, terutama yang berkaitan dengan permasalahan masyarakat. Namun sejauh ini, kondisinya selalu steril. Artinya peserta demo tertahan di pagar pintu masuk, dengan alasan pengamanan.

Namun hari ini agak berbeda, ketika ada aksi demo “nggandoli” Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya, agar tidak dimasukkan dalam bursa calon pengganti Anas sebagai Bacawagub jatim di Pilgub 2018.

Karena belasan orang yang membawa beberapa spanduk yang berisi soal tulisan “Risma Tetap Wali Kota Surabaya” dan “Tolak Risma Cawagub Jawa Timur” ini berhasil menembus pagar pengaman pintu masuk Balai Kota.

Menanggapi fenomena ini, R.Eddi Rachmat sekretaris Komisi B DPRD Surabaya asal partai Hanura mengaku ada kesan perlakukan tebang pilih terhadap peserta aksi demo.

“Ketika masyarakat Kota Surabaya yang kena penggusuran, aksinya tidak bisa masuk ke dalam halaman, pintunya ditutup rapat, ini kan jelas perlakuan yang nggak imbang, sebaiknya jangan begitulah,” ucapnya. Jumat (5/1/2018)

Menurut dia, seharusnya Pemkot Surabaya menerapkan standart yang sama kepada seluruh masyarakat. Karena sejak menjabat Wali Kota, Tri Rismaharini adalah milik seluruh warga Kota Surabaya.

“Saya melihat ada perbedaan perlakuan, wali kota itu milik semua masyarakat, jangan hanya karena kategori pendukung lantas diperlakukan berbeda (istimewa),” kritiknya.

Saat dihubungi media ini, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Surabaya Bagus Supriyadi, sempat menolak ketika disampaikan kabar jika keberadaan peserta aksi demo telah berada di dalam pagar (halaman Balai Kota).

Namun setelah ditunjukkan bukti foto, Bagus meminta kepada media ini untuk menanyakan langsung ke Bakesbang, karena pihaknya hanya melakukan pengamanan.

“Wah kalau sudah ada bukti foto seperti itu, saya tidak bisa mengelak, tetapi saya juga tidak berwenang untuk menjawab, karena tugas kami hanya terkait pengamanan, coba ditanyakan langsung ke Bakesbang saja,” jawabnya. (q cox)

Reply