Sasar Nasabah Perempuan, Gencar Sosialisasikan BFI Srikandi

SURABAYA (Suarapubliknews) – PT BFI Finance Indonesia Tbk gencar menyosialisasikan program pembiayaan dan pelayanan keuangan inklusif bagi perempuan yakni BFI Srikandi. Saat ini kontribusi perempuan terhadap total pembiayaan di BFI mencapai 48%.

Area Manager PT BFI Finance Indonesia Tbk, wilayah Sidoarjo, Surabaya dan Gresik, Nuzul Itaka, mengatakan, pengusaha perempuan saat ini terus bertumbuh. Sektor usaha yang digarap juga beragam. Mulai dari bisnis kuliner rumahan hingga bisnis online.

“Sejak program BFI Srikandi diluncurkan pada Februari 2019 lalu, animo masyarakat khususnya para perempuan cukup positif. Hal ini bisa dilihat dari prosentase nasabah perempuan di wilayah Surabaya yang meliputi Surabaya, Sidoarjo dan Gresik yang semakin meningkat,” katanya.

Jika sebelumnya kontribusi nasabah perempuan sekitar 42%, saat ini naik di angka 48%. BFI berharap penyaluran pembiayaan ke perempuan bisa meningkat hingga 50% dari total customer yang jumlahnya sekitar puluhan ribu.

Guna mencapai target itu, pihaknya terus aktif menggelar program-program mingguan yang langsung terhubung dengan kelompok-kelompok dan komunitas perempuan, baik dalam bentuk program layanan maupun program pendampingan untuk mendorong kemandirian dan inklusifitas keuangan bagi perempuan Surabaya.

“Seperti kegiatan Pekan Raya Srikandi Cooking Show di G Walk, pekan lalu. Ini bertujuan agar lebih dikenal warga Surabaya. Ke depan, kami akan lebih memperbanyak kegiatan yang melibatkan masyarakat. Dan kami yakin, proyeksi pembiayaan tahun ini bisa sesuai target,” ungkap Nuzul.

Menurutnya, banyaknya minat kaum perempuan tersebut tak lepas dari banyaknya keunggulan yang dimiliki program BFI Srikandi, mulai syarat pengajuan yang mudah dan cepat, dan saat ini BFI Finance tengah memberikan program cashback sebesar Rp 200 ribu untuk setiap pengajuan yang disetujui.

“Nilai pembiayaan yang dilayani mulai Rp1 juta. Intinya kita akan terus dengungkan program ini untuk memberikan spirit dan kontribusi ke perempuan dan membanu program pemerintah dalam meningkatkan derajat ekonomi masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu Direktur Bisnis BFI Finance, Sutadi dalam pernyataan tertulisnya, menambahkan, program pelayanan pembiayaan perempuan beserta aktivasi pekan raya mingguan ini tidak hanya berhenti diselenggarakan di Surabaya saja.

“Tapi juga dipersiapkan sejumlah program lain, baik layanan keuangan maupun program wacana perempuan di seluruh Indonesia. Khususnya wilayah yang memang angka konsumen perempuan kita cukup tinggi seperti di Kota Solo, Semarang, Samarinda, Pontianak, Pekanbaru, Medan, Makasar, dan Kediri,” ungkapnya.

Program BFI Srikandi di Surabaya dikemas dalam kegiatan mingguan yang hadir di tengah-tengah ruang publik, dengan tema-tema yang dekat dengan permasalahan perempuan dan ruang lingkupnya.

Untuk program pekan lalu, Pekan Raya Srikandi mengusung tema ‘Mengolah Rasa dan Berbagi Cita Rasa’, pengunjung akan diperkenalkan banyak hal. Mulai dari urusan cita rasa masakan hingga cerita-cerita inspiratif yang ada di dunia perempuan. (q cox, Tama Dinie)

Reply