Setelah Menabrak, Pejabat Pemkot Surabaya Nyaris Pukul Korban di TKP

Salah satu pejabat Pemkot Surabaya berinisial HLM terlibat cekcok mulut dengan seorang pelajar SMAN 7 Surabaya bernama Haris Pambudi yang kondisinya terluka akibat tertabrak mobil sang pejabat. Tidak hanya itu, saking emosinya, HLM nyaris menampar pelajar tersebut karena diketahui tidak memiliki SIM dan dituding berkendara sembarangan. Pertanyaanya, siapa wanita muda bersama sang pejabat yang bertindak sebagai pengemudi tersebut.

SURABAYA (SPNews) – Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Ini yang terjadi pada Haris Pambudi siswa kelas 11 SMAN 7 Jl Ngaglik Surabaya yang benar benar jatuh dari motornya lantaran di tabrak mobil sedan warna putih merek Daihatsu AILA yang kendarai wanita muda di jalan Jimerto tepatnya di depan Masjid Muhajirin Pemkot Surabaya. Rabu (11/2/15) pukul 17.00 wib.

Namun setelah kondisi Haris jatuh dan terluka berikut sepeda motornya yang spontan mati, keluarlah laki-laki dewasa dari mobil tersebut dan menghampiri Haris, yang ternyata adalah salah satu pejabat Pemkot Surabaya berinisial HLM. Terlihat sangat emosi, HLM mulai beradu mulut dengan pelajar yang masih belia, bahkan nyaris menempeleng mukanya yang sedang terluka akibat terjatuh dari motornya, untung saja ada yang melerai sehingga tidak jadi dilakukan.

Haris tidak berani melawan dan memilih diam dengan mendekap dagunya yang terluka sembari memperhatikan kondisi sepeda motornya yang rusak dan dalam kondisi tak bisa di hidupkan.

Fatalnya, sang pejabat meninggalkan begitu saja korban yang telah ditabraknya, sehingga Haris hanya bisa merenuhi nasibnya di pinggir jalan sembari berusaha menghubungi orang tuanya yang bertempat tinggal di wilayah Patemon Surabaya.

“saya dari arah komplek mau pulang, saya berfikir mobil itu mau belok, ternyata lurus, akhirnya saya ditabrak, trus saya didatangi pengendaranya yaitu bapak bapak dan anak perempuannya yang duduk dikursi setir, yang pasti cewek yang nyetir itu masih muda, tapi bapaknya malah marah marah dan hampir ngaplok saya,” terang Haris sambil terbata-bata lantaran masih kesakitan.

Menurut saksi di sekitar kejadian, wanita muda yang mengendarai mobil dengan penumpang sang pejabat masih muda dan diyakini bukan istri sah apalagi anaknya karena saksi mengenali betul sang pejabat dan istrinya.

“saya tau persis kalau itu pak HLM pejabat disini, dan saya juga tau persis jika yang nyetir mobil itu bukan istri atau anaknya, karena setahu saya beliau tidak punya anak perempuan,” ucap saksi yang tidak bersedia disebut namanya.

Lantas siapa wanita muda berambut panjang pengendara sedan putih bermerek Daihatsu Aila tersebut. Menurut sumber dilingkungan Pemkot Surabaya, bisa jadi perempuan muda ini adalah istri kedua sang pejabat karena sebelumnya sempat beredar kabar soal pertengkarannya dengan istri sahnya soal keberadaan pihak ketiga dalam rumah tangganya. Benarkah?

Kabar terakhir yang diperoleh media ini, orang tua Haris datang ke lokasi dan spontan masuk ke kantor Pemkot Surabaya untuk menemui sang pejabat yang telah menabrak anaknya. (q cox)

Reply