Sosialisasikan ‘Jangan Golput’ dan Gratiskan Pencoblos, Kedai ‘Ketan Punel’ Diapresiasi KPU Jatim

SURABAYA (Suarapubliknews) – Kedai jajanan tradisional jenis ketan yang lokasinya di tengah Kota Surabaya dengan label ‘Ketan Punel’, turut mendorong suksesnya Pemilu 2019 dengan cara mensosialisasikan slogan “JANGAN GOLPUT” kepada pelanggannya.

Wahyu Darmawan pemilik kedai Ketan Punel mengatakan, bahwa upaya ini merupakan wujud kepeduliannya terhadap penyelenggaran Pemilu 2019 yang tujuannya turut menekan angka golput serta meningkatkan animo pemilih untuk datang ke TPS dan melakukan pencoblosan.

Tidak hanya itu, kedai Ketan Punel ini juga akan memberikan apresiasi kepada pembelinya yang sudah mencoblos di TPS dengan memberikan free satu porsi ketan. Ketan yang diberikan secara gratis tersebut diberi label ‘ketan anti golput’.

“Ketan anti golput tersebut akan diberikan dan bisa dinikmati pada, besok Rabu sore pasca coblosan. Syaratnya pembeli mau menunjukan bekas tinta warna biru yang ada di jarinya dan bersedia difoto. Artinya dengan bukti tinta di jarinya, berarti dia sudah mencoblos,” ucap Wahyu Darmawan kepada media ini. Selasa (16/04/2019).

Sepertinya upaya kedai Ketan Punel ini sampai juga ke telinga Ketua Komisoner KPU Jatim Khoirul Anam, yang spontan menyampaikan apresiasinya.

“Ini sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mensukseskan pemilu serta mendukung Target Partisipasi Pemilih untuk pemilu 2019 sebanyak 77.5%. Semoga angka golput sedikit, utamanya di Jawa Timur. Apa yang dilakukan oleh kedai ketan punel sangat kami apresiasi,” ujar Ketua KPU Jatim, Khoirul Anam.

Menurut Cak Anam- sapaan akrab Khoirul Anam, pihaknya berharap semoga dari tahun ke tahun semakin banyak pelaku usaha yang turut berpartisipasi mensukseskan Pemilu.

“Kami sebagai penyelenggara pemilu sangat mendukung apa yang dilakukan oleh kedai ketan punel. Bentuk stimulus yang diberikan bahkan dengan mau dan rela memberikan free dagangannya kepada warga yang sudah mencoblos. Ini benar-benar layak mendapatkan apresiasi,” pungkasnya. (q cox)

Reply