Tanggapi Aksi 212, Risma Imbau Warga Surabaya Tak Ikut ke Jakarta

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Di hari ulang tahunnya ke 55 tahun, Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya memang masih terlihat sehat dan bugar, bahkan geraknya masih tetap energik.

Acara Ultah dirayakan dengan nasi tumpeng, yang kemudian berbaur dan makan bersama seluruh wartawan yang selama ini bertugas liputan di lingkungan pemkot Surabaya, di ruang kerjanya.

Menanggapi pertanyaan wartawan terkait rencana aksi tanggal 2 Desember atau 212, soal kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok Gubernur non aktif DKI Jakarta, Risma meminta kepada warga Surabaya untuk tidak ikut-ikutan pergi ke Jakarta.

“Nggak usah lah..di surabaya aja, untuk apa harus di jakarta, malah mengganggu warga disana….di jakarta itu sudah macet, …cukup di surabaya aja sama saya,” ucapnya, Rabu (23/11/2016)

Wali Kota perempuan kelas dunia ini mengaku ika dirinya sama sekali tidak mengikuti perkembangan kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

“Aku juga nggak tau itu berangkatnya kapan, koordintaornya siapa aku juga nggak tau, aku memang ada rencana untuk kooordinasikan itu,” tandasnya.

Saat ditanya jika ternyata aksi 212 benar benar terjadi di Surabaya, Risma meminta agar memakai halaman balai kota sebagai titik kumpulnya, sekalian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Nggak pa pa, masuk di balai Kota aja lah, nanti tak buatkan acara mauludan dan tak sediakan banyak makanan. Jadi nggak usah ke Jakarta, disini  saja sama saya. Nanti siapa yang menghabiskan makanannya” cetus Risma dengan senyum khasnya. (q cox)

Reply