The Science of Facial Architecture, Bentuk Wajah Ideal Melalui Kepekaan Artistik

SURABAYA (Suarapubliknews) – Seiring perkembangan tehnologi, dunia kecantikan pun turut berkembang memasuki era Beauty 4.0 dimana kebutuhan masyarakat untuk tampil sempurna, tidak hanya untuk eksistensi dan aktualisasi diri di media sosial, namun pada kehidupan sosialnya yang secara ‘real’.

Founder & President Director of Miracle Aesthetic Clinic Group, dr. Lanny Juniarti Dipl.AAAM mengatakan pertumbuhan industri estetika di Indonesia saat ini semakin berkembang pesat.

“Ini bisa dilihat dari semakin banyaknya orang yang mendatangi klinik kecantikan untuk menyempurnakan penampilannya. Selain itu, ditunjukkan juga dengan adanya kenaikan permintaan perawatan kecantikan dengan prosedur minimal invasif atau non-bedah lima tahun terakhir,” katanya.

Tidak dipungkiri bahwa bentuk wajah merupakan salah satu elemen penting yang mempengaruhi kriteria wajah ideal atau tidaknya seseorang. Bentuk wajah mempengaruhi feminin atau maskulin, dan menarik atau tidaknya tampilan seseorang.

“Didasari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut, Miracle memperkenalkan ‘The Science of Facial Architecture’, perawatan estetik untuk membentuk wajah ideal. Pendekatan holistik antara kepekaan artistik digabungkan dengan ilmu kedokteran yang akan memberikan hasil estetika terbaik secara aman, konsisten dan bertahan lama,” papar Lanny.

Hal pertama yang dilakukan adalah facial assessment oleh dokter untuk menganalisa dan memahami apa yang menjadi “want” (apa yang dinginkan) dan “feel” (apa yang dirasakan) pasien. Kemudian dokter akan menjelaskan kepada pasien apa yang menjadi “need” (kebutuhan pasien).

Selanjutnya, dokter akan merancang program perawatan yang tepat disesuaikan dengan kebutuhan setiap individu. Di dalam metode “The Science of Facial Architecture” ini dokter akan melakukan 3 tahapan proses pembentukan wajah. Tahapannya adalah memperbaiki struktur kulit untuk memperkuat fondasi wajah terlebih dahulu.

Setelah itu, dilakukan tahapan memperbaiki kontur wajah agar memiliki tampilan wajah 3D yang lebih simetris, proporsional, dan ideal. Tahapan yang ketiga adalah bertujuan untuk menyempurnakan detail-detail, dan harmonisasi setiap bagian wajah sehingga hasil akhirnya adalah tampilan wajah yang lebih artistik.

“Miracle percaya bahwa dengan metodologi yang holistik dan dilakukan secara bertahap berdasarkan The Science of Facial Architecture, setiap dokter Miracle dari setiap cabang akan mampu memberikan hasil pembentukan wajah yang aman, konsisten dan bertahan lama. Sehingga setiap pelanggan dapat tampil dengan versi terbaiknya, tampil lebih percaya diri dan menarik, yang akan meningkatkan kualitas kehidupan sosialnya,” tutupnya. (q cox, Tama Dinie)

Reply