Warga Desa Kalukuang Tolak Aktifitas Tambang Pasir

TAKALAR-SULSEL (Suarapubliknews) – Datangnya sejumlah alat tambang pasir di Dusun Bonto Jai dan dusun Sallewatan Desa Kalukuang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, spontan mendapatkan penolakan dari warga setempat.

Penolakan ini disampaikan salahsatu tokoh masyarakat setempat bernama H.Sahung dg ngampa, yang mengatakan jika sejak awal warga menolak adanya aktifitas tambang galian c (pasir).

“Saya selaku warga di sini tidak terima adanya tambang beroperasi di desa kami, karena bahwa dulu saya tidak setuju adanya tambang karena dampaknya susah mendapatkan air bersih dan jelas jalanan juga rusak,” ucapnya kepada media ini. Jumat (28/6/2019).

Aksi penolakan warga ini didukung oleh Sahir dga Ngemba aktifis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), yang mengaku jika pihaknya sempat melakukan mediasi dengan pihak terkait.

“Terkait tambang ini kemarin kami telah diadakan mediasi untuk menolak aktifitas tambang, namun anehnya dua harinya yang lalu ada lagi alat berat yang di turunkan oleh pihak penambang, tanpa sepengetahuan pemerintah setempat,” tandasnya. (q cox, wahyu)

Reply