JAKARTA (Suarapubliknews) ~ Platform transportasi daring inDrive Indonesia menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan pengemudi melalui kebijakan komisi maksimal di bawah 15 persen serta peluncuran Program Pengemudi Sejahtera yang mencakup Bantuan Hari Raya (BHR) dan fasilitasi akses perlindungan sosial.
Sejak beroperasi di Indonesia pada 2019, inDrive menyebut pendekatan bisnisnya berlandaskan prinsip keadilan dan keberlanjutan. Saat ini, perusahaan telah hadir di lebih dari 70 kota dengan dukungan pengemudi roda dua dan roda empat.
Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, mengatakan kesejahteraan pengemudi perlu dipandang secara menyeluruh, tidak hanya melalui insentif sesaat tetapi melalui kebijakan struktural yang berdampak jangka panjang.
“Kesejahteraan pengemudi harus dilihat secara sistemik. Komisi yang rasional dan rendah kami hadirkan untuk memastikan pendapatan pengemudi, sementara program tematik seperti BHR dan fasilitasi perlindungan sosial menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan kami,” ujarnya dalam kegiatan iftar perusahaan di Jakarta.
Melalui pendekatan sistemik, inDrive menetapkan komisi maksimal 15 persen untuk setiap layanan. Perusahaan menilai kebijakan tersebut memberikan ruang pendapatan yang lebih fleksibel bagi pengemudi sekaligus menjaga daya saing platform di tengah dinamika industri transportasi daring.
Sementara itu, pendekatan tematik diwujudkan melalui Program Bantuan Hari Raya (BHR) yang diberikan kepada pengemudi dengan kriteria kinerja tertentu. Selain itu, perusahaan juga melakukan uji coba fasilitasi pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya mendorong akses perlindungan sosial bagi mitra pengemudi.
Dalam acara tersebut turut hadir perwakilan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Perhubungan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini dinilai mencerminkan dukungan terhadap kolaborasi lintas sektor dalam penguatan ekosistem transportasi daring.
inDrive menyatakan bahwa kombinasi kebijakan komisi rendah dan program dukungan sosial diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan ekonomi pengemudi, sekaligus menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Melalui inisiatif tersebut, perusahaan berharap kontribusinya tidak hanya berdampak pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi sebagai bagian penting dari rantai operasional platform. (q cox, tama dini)












