Pemerintahan

DLH Surabaya Siagakan Kontainer Baru dan Perkuat Perawatan Armada Pengangkut Sampah

25
×

DLH Surabaya Siagakan Kontainer Baru dan Perkuat Perawatan Armada Pengangkut Sampah

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya terus mengoptimalkan operasional armada pengangkut sampah guna menjaga kelancaran layanan kebersihan di seluruh wilayah kota. Meski sebagian besar armada masih dalam kondisi laik operasional, perawatan berkala dan kedisiplinan pengemudi menjadi fokus utama pembenahan pada tahun ini.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan Lingkungan Hidup DLH Kota Surabaya, Wasis Sutikno, mengatakan saat ini DLH memiliki sekitar 170 unit armada pengangkut sampah dengan kondisi yang bervariasi, mulai dari kendaraan baru hingga armada berusia cukup lama.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 104 unit terdiri atas truk compactor dan truk amroll yang difokuskan untuk mengangkut sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS). Sementara sekitar 60–70 unit dump truck digunakan untuk mendukung kegiatan kerja bakti, penanganan sampah liar, serta pengangkutan sampah hayati di berbagai wilayah Surabaya.

“Sebagian besar armada masih layak jalan dan terus kami optimalkan untuk mendukung pelayanan kebersihan kepada masyarakat,” ujar Wasis kepada Mediabidik.com, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, salah satu penyebab utama kerusakan berat armada berasal dari faktor kelalaian pengemudi (human error). Kurangnya kepedulian sebagian sopir dalam melakukan pemeriksaan rutin, seperti mengecek kondisi oli mesin dan radiator sebelum beroperasi, kerap berujung pada kerusakan serius yang mengharuskan kendaraan menjalani overhaul.

“Kerusakan parah biasanya terjadi karena kelalaian sopir yang tidak mengecek oli atau radiator. Kalau sudah sampai overhaul, tentu waktu perbaikannya jauh lebih lama,” katanya.

Selain itu, tingginya intensitas pekerjaan di lapangan serta tuntutan merespons cepat setiap aduan masyarakat melalui layanan hotline membuat jadwal perawatan berkala sering tertunda. Tidak sedikit pengemudi yang lebih memilih tetap mengoperasikan kendaraan dibanding memasukkannya ke bengkel sesuai jadwal servis.

Sebagai bagian dari upaya pembenahan pascapandemi Covid-19, ketika sebagian anggaran perawatan dialihkan untuk penanganan pandemi, DLH Surabaya kini mulai melakukan peremajaan sarana dan prasarana pendukung operasional.

Salah satunya melalui pengadaan enam unit kontainer baru yang disiapkan untuk menggantikan kontainer TPS yang mengalami kerusakan berat atau berlubang. Di sisi lain, tim teknis internal DLH juga secara rutin memperbaiki sekitar 10 unit kontainer setiap hari dengan mengganti pelat besi yang telah keropos.

“Kami mulai melakukan peremajaan sarana secara bertahap. Selain pengadaan kontainer baru, tim teknis juga setiap hari memperbaiki kontainer yang rusak agar tetap bisa digunakan secara optimal,” jelas Wasis.

Ke depan, DLH Surabaya menegaskan pentingnya kedisiplinan seluruh pengemudi dalam mematuhi jadwal perawatan berkala sesuai rekomendasi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Pengemudi diminta tidak memaksakan armada yang sudah waktunya menjalani servis.

“Harapan kami, jika kendaraan sudah waktunya servis, maka harus diistirahatkan sementara untuk dilakukan perawatan. Lebih baik berhenti sejenak agar kondisinya tetap prima daripada dipaksakan hingga mengalami kerusakan berat yang justru membutuhkan waktu perbaikan lebih lama,” pungkasnya. (q cox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *