Jatim RayaPeristiwaPolitik

Arif Fathoni Awali Tahun dengan Khatmil Al-Qur’an dan Santunan Anak Yatim

67
×

Arif Fathoni Awali Tahun dengan Khatmil Al-Qur’an dan Santunan Anak Yatim

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapublliknews) – Tahun baru tak selalu dimulai dengan gegap gempita. Bagi Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni, awal tahun justru menjadi ruang hening untuk menundukkan hati, menata niat, dan menitipkan harapan melalui doa.

Itulah suasana yang terasa dalam kegiatan khatmil Al-Qur’an dan santunan anak yatim yang digelar di ruang kerja pimpinan DPRD Surabaya, Jumat, (02/01/2026).

Lantunan ayat suci mengalir perlahan, menutup satu mushaf demi satu mushaf, seolah menjadi penanda bahwa setiap pergantian waktu layak disambut dengan perenungan, bukan sekadar perayaan.

Dalam kebersamaan itu, anak-anak yatim duduk berdampingan dengan para tokoh masyarakat dan jamaah. Doa-doa dipanjatkan, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk kota, para pemimpinnya, dan seluruh warganya.

Politisi yabg akrab disapa Mas Toni menyampaikan bahwa khatmil Al-Qur’an merupakan ikhtiar batin agar perjalanan satu tahun ke depan senantiasa berada dalam tuntunan nilai-nilai ilahi.

Sementara santunan anak yatim menjadi pengingat tentang amanah sosial yang tidak boleh terlepas dari setiap bentuk kekuasaan dan jabatan.

“Awal tahun adalah saat yang tepat untuk bermuhasabah. Kita menguatkan hubungan dengan Allah SWT, sekaligus mengingat bahwa keberkahan hidup dan kepemimpinan lahir dari kepedulian kepada mereka yang membutuhkan,” tuturnya.

Pimpinan DPRD Kota Surabaya tersebut menegaskan bahwa keberhasilan sebuah kota tidak hanya diukur dari capaian fisik dan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan keadilan sosial dijaga.

“Khatmil Al-Qur’an ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah pembangunan dan pengabdian harus dilandasi nilai keimanan. Sementara santunan anak yatim adalah amanah agama, agar keberkahan hidup dan kota ini terus terjaga,” ujarnya.

Ia berharap doa-doa yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut menjadi wasilah kebaikan bagi Surabaya, agar senantiasa diberi ketenteraman, dijauhkan dari marabahaya, serta dianugerahi pemimpin dan masyarakat yang amanah.

Acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, disertai doa bersama agar tahun 2026 menjadi tahun yang penuh rahmat, keberkahan, dan kemaslahatan bagi seluruh warga Surabaya.

“Di awal tahun, doa-doa itu dihaturkan dengan harapan dalam menjalankan pengabdian sebagai wakil rakyat diberikan kekuatan dan Surabaya senantiasa diberi keberkahan, dijauhkan dari kesulitan, dan dipimpin dengan hati yang takut kepada Tuhan serta peka terhadap sesama,” pungkasnya. (q cox, Had)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *