Hotel & RestoPeristiwa

Buka Puasa di Ketinggian Lantai 23: Pengalaman Berbeda di Hotel Gunawangsa Manyar

60
×

Buka Puasa di Ketinggian Lantai 23: Pengalaman Berbeda di Hotel Gunawangsa Manyar

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Menyambut bulan suci Ramadan, Hotel Gunawangsa Manyar kembali menghadirkan program buka puasa bersama yang berlangsung di Orchid Restaurant, lantai 23 hotel tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya hotel dalam menyediakan ruang berkumpul bagi masyarakat untuk merayakan momen berbuka puasa dalam suasana yang nyaman.

Program ini mengusung konsep prasmanan dengan beragam pilihan hidangan, mulai dari menu khas Indonesia hingga sajian internasional. Ragam kuliner yang dihadirkan dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan tamu yang datang bersama keluarga, komunitas, maupun rekan kerja selama Ramadan.

Cluster General Manager Gunawangsa Hotels, Agus Marsudi, mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari komitmen hotel dalam menghadirkan pengalaman yang bermakna selama bulan suci. “Kami berharap kegiatan buka bersama ini dapat menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi dan menghadirkan kebersamaan yang hangat di bulan Ramadan,” ujarnya.

Selain menghadirkan sajian berbuka puasa, hotel juga menyediakan area yang dapat dimanfaatkan tamu untuk menunggu waktu berbuka. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengalaman sosial yang semakin diminati masyarakat, seiring meningkatnya tren buka puasa bersama di ruang publik seperti hotel dan restoran.

Fenomena buka puasa bersama tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat urban yang menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat hubungan sosial. Hotel dan sektor hospitality pun berperan sebagai ruang alternatif yang mendukung aktivitas tersebut.

Melalui program ini, Gunawangsa Manyar turut berkontribusi dalam menghadirkan suasana Ramadan yang hangat dan inklusif di Surabaya, sekaligus memperkuat fungsi hotel sebagai ruang pertemuan sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat selama bulan suci. (q cox, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *