SIDOARJO (Suarapubliknews) ~ Institut Français Indonesia (IFI) bekerja sama dengan Rumah Budaya Malik Ibrahim (RBMI) Sidoarjo menghadirkan pameran digital “Escape: Reloaded, Generations Numériques”. Pameran ini menampilkan delapan karya seniman Prancis dan berlangsung hingga 5 September 2025 dengan akses gratis untuk publik.
Mengusung tema refleksi atas peran manusia dalam ekosistem digital, pameran dibagi ke dalam empat rute perjalanan: sejarah internet, kapitalisme digital, big data dan kecerdasan buatan, hingga pertanyaan mendasar tentang posisi manusia di era digital.
Direktur Institut Français Surabaya, Sandra Vivier mengatakan pameran ini bukan hanya tontonan visual, tetapi juga sebuah undangan untuk merenungkan posisi sebagai individu maupun kolektif di tengah derasnya arus digitalisasi. “Kami berharap publik Indonesia dapat melihat transisi digital dengan perspektif yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sandra juga memberikan apresiasi atas antusiasme tuan rumah. “Support atas kerja sama ini luar biasa. Rumah Budaya menyambut dengan baik, bahkan upaya mereka maksimal banget untuk menampilkan karya dari Prancis di Sidoarjo,” tambahnya.
Pameran ini merupakan puncak rangkaian program kolaborasi IFI dengan RBMI sepanjang 2025 untuk memperingati 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Prancis. Sejak awal tahun, kolaborasi ini telah menghadirkan pemutaran film, diskusi, hingga lokakarya budaya.
Pendiri Rumah Budaya Malik Ibrahim, Satriagama Rakantaseta mengatakan bagi RBMI, kerja sama ini adalah upaya menjembatani masyarakat Sidoarjo dengan wacana seni kontemporer dunia. “Kehadiran Escape: Reloaded menjadi bukti bahwa Sidoarjo dapat menjadi ruang dialog internasional, bukan hanya kota satelit Surabaya,” katanya.
Selain pameran, penyelenggara juga menghadirkan berbagai program pendukung, antara lain:
Talkshow Artificial Intelligence: Challenge or Chance? bersama Nur Maghfira Aesthetika (29/8). Talkshow Hapean Teros! tentang permainan tradisional bersama Ahmad Irfandi dari Kampung Lali Gadget (31/8). Talkshow Di Balik Mesin-Mesin Bernyawa bersama seniman Toyol Dolanan Nuklir (4/9). Talkshow Manusia dan Robot Penggerak Peradaban bersama Yudha dari Komunitas Kampung Robot (5/9)
Selain itu, akan ada pemutaran film Knit’s Island (30/8) bekerja sama dengan komunitas film Sidoarjo, serta lokakarya permainan tradisional berbasis komputasi untuk anak-anak (31/8). Seluruh rangkaian acara ini digelar di Rumah Budaya Malik Ibrahim, Jl. Malik Ibrahim No. 39, Sidoarjo, dan terbuka gratis untuk masyarakat, termasuk layanan pemandu bagi kunjungan sekolah maupun komunitas. (q cox, tama dini)